Bunuh Istri dengan 6 Tembakan Helmi Diancam Hukuman Mati

Bunuh Istri dengan 6 Tembakan Helmi Diancam Hukuman Mati

Helmi, dokter yang menembak istrinya, dr. Letty Sultri (46) ditangkap jajaran Polda Metro Jaya. (foto - dung)

Jakarta - Helmi, dokter yang menembak istrinya sendiri, Letty Sultri (46) saat bertugas di klinik Az-Zahra Medical Centre Cawang Jakarta Timur, diamankan jajaran Polda Metro Jaya. Helmi yang menembak istrinya 6 kali tersebut, terancam maksimal hukuman mati.
 
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Helmi dapat dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa dengan ancaman hukuman maksimal kurungan penjara seumur hidup atau hukuman mati.
 
Helmi diamankan pada Kamis 9 November, beberapa saat setelah insiden penembakan. Saat diamankan, polisi menyita dua pucuk senjata api, masing-masing rakitan jenis revolver dan FN Five-seven yang diduga kuat digunakan menembak dr Letty.
 
"Pasal pembunuhannya bisa 340 KUHP dan 338 KUHP," kata Argo kepada wartawan, Jumat (10/11/2017). "Ia jalan kaki kemudian dicek oleh anggota dan ditemukan ada senjata. Lalu mengaku melakukan penembakan di Jakarta Timur," kata Argo.
 
Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar 14.00 WIB di Klinik Az-Zahra Medical Centre tempat Letty bekerja. Saat itu ia tengah sibuk melayani pasien dan tiba-tiba disambangi sang suami. Di tempat itu juga pasangan suami istri itu beradu mulut, yang akhirnya berujung penembakan.
 
Diduga, peristiwa itu ditengarai masalah rumah tangga. Pasalnya, sang istri minta cerai dan prosesnya sudah di pengadilan agama. Namun suami yang bekerja di klinik dekat tempat istrinya bekerja itu tidak mau, bahkan ia marah-marah hingga tega menembak istrinya sendiri. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,