Sampai Senin Malam Dayeuhkolot Masih Terkepung Banjir

Sampai Senin Malam Dayeuhkolot Masih Terkepung Banjir

Tiga kecamatan di Kabupaten Bandung kembali digenangi banjir. (foto - prfmnews)

Bandung - Hingga Senin (13/11/2017) malam 3 kecamatan di Kabupaten Bandung yakni Kecamatan Bojongsoang, Baleendah dan Kecamatan Dayeuhkolot masih dikepung banjir.
 
Berdasarkan keterangan dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bandung, banjir yang menggenani tiga kawasan tersebut sebagai imbas dari meluapnya Sungai Cikapundung, Cisangkuy dan Sungai Citarum. Ketiga sungai itu tidak mampu menampung debit air, pasca diguyur hujan deras sejak siang.
 
BPBD mencatat, ketinggian air bervariasi di setiap kawasan. di Kecamatan Baleendah, ketinggian air mulai dari 20 cm hingga yang tertinggi mencapai 200 cm. Imbasnya, Jalan Anggadireja praktis tidak bisa dilalui, dan setidaknya 1.688 rumah terendam air. Selain itu, banjir merendam 1 gedung sekolah dan 8 tempat ibadah di Baleendah. 
 
Sedangkan di Kecamatan Dayeukolot, banjir setidaknya menggenang hingga ketinggian 190 cm, yang akhirnya menggenangi 353 rumah, 2 sekolah, 4 rumah ibadah dan 1 gedung serbaguna. Sementara Kecamatan Bojongsoang merupakan daerah paling ringan tergenang banjir. 
 
Di Bojongsoang, ketinggian air paling tinggi hanya 110 cm dan merendam 50 rumah. Atas kejadian banjir di 3 kecamatan tersebut, BPBD Kabupaten Bandung membangun posko utama di Kecamatan Baleendah. Selain itu, melakukan asessment berkala ke lokasi banjir, mengevakuasi warga dan bekerja sama dengan dinas sosial untuk mendistribusikan bantuan.
 
Sejak pagi banjir yang sempat surut kembali menggenangi kawasan Dayeuhkolot, sehingga Jalan Andir dan Taman Kota Baleendah tidak bisa dilalui kendaraan. "Jalan raya Andir Baleendah ketinggian dari 30-120 cm akibatnya lalu lintas terputus. Jalan Taman Kota Baleendah pun tidak bisa dilalui," sebut  Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Bandung, Atep Salman Alfarizi.
 
Namun untuk Jalan Raya Dayehkolot-Banjaran masih bisa dilalui kendaraan, meski ada genangan setinggi betis orang dewasa. Sejumlah warga pun kembali mengungsi ke Posko Inkanas Baleendah. Namun sebagian warga juga masih bertahan di rumah masing-masing.
 
"Dua hari lalu banjir sempat surut, tapi karena wilayah kabupaten dan Kota Bandung kembali diguyur hujan, maka air kembali meninggi," katanya. Imbas dari banjir yang kembali menggenangi kawasan Dayeuhkolot membuat sejumlah jalan mengalami kepadatan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,