Polisi, 'Pasangan Ditelanjangi di Cikupa Tak Berbuat Mesum'

Polisi, 'Pasangan Ditelanjangi di Cikupa Tak Berbuat Mesum'

Pasangan korban yang digerebek warga diperiksa di kantor polisi. (foto - ist)

Tangerang - Berdasarkan penyelidikan sementara yang dilakukan petugas Kepolisian Resor Tangerang terungkap, pasangan kekasih yang ditelanjangi dan dipukuli warga di Cikupa tidak sedang berbuat mesum di rumah kontrakan yang digerebek.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tangerang Kompol Wiwin Setiawan menjelaskan, saat warga datang menggerebek, pria yang diketahui berinisial RN dan wanita berinisial MA tersebut tidak sedang berbuat asusila.

RN datang ke rumah kontrakan MA untuk memberikan nasi bungkus yang dipesannya. Mereka hanya sedang berbincang-bincang saja. "RN dan MA sedang di dalam, RN sedang memberikan nasi pada MA. Namun, tiba-tiba datang sekelompok warga yang menggerebek rumah kontrakan itu. Mereka pun langsung membawa pasangan kekasih itu dan menuduh mereka melakukan mesum," kata Kompol Wiwin Setiawan, Senin (13/11/2017).

Mereka tiba-tiba dipukul dan ditelanjangi oleh sejumlah warga. Kemudian diarak dan direkam menggunakan kamera video. Sebetulnya, di sini ada kesalahpahaman karena nyatanya mereka tidak mesum," katanya.

Diketahui pula, warga melakukan penggerebekan tersebut hingga main hakim sendiri karena ada laporan warga lainnya kepada jajaran setempat, bahwa disinyanlir ada tindakan mesum.

Menurut Wiwin, sejauh ini sudah ada beberapa pelaku yang diamankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan. Mereka bakal dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP, dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. Kasus tersebut terungkap setelah video saat mereka dipukuli, ditelanjangi dan diarak oleh warga beredar dan menjadi viral di media sosial. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,