Polisi Rilis Kasus Pasangan 'Mesum' Ditelanjangi di FB

Polisi Rilis Kasus Pasangan 'Mesum' Ditelanjangi di FB

Rumah kontrakan di Cikupa Kabupaten Tangerang yang digerebek warga. (foto - ist)

Tangerang - Kasus pasangan ditelanjangi di Cikupa Kabupaten Tangerang digelar lewat jumpa pers oleh pihak kepolisian. Jumpa pers itu pun disiarkan secara live lewat Facebook.
 
Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif. Sabilul pun menyampaikan penjelasan mengenai kasus itu di depan rumah kontrakan yang menjadi TKP, Selasa (14/11/2017).
 
Rilis kasus tersebut disiarkan secara live melalui akun Facebook Sabilul Alif. "Korban memang trauma atas kejadian itu. Ia sangat bersyukur ini ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, dan ini langkah proaktif dari kepolisian untuk memastikan tidak ada orang yang dapat melakukan tindakan kesewenang-wenangan, salah satunya persekusi," kata AKBP Sabilul.

Polri di era Kapolri Jenderal Tito Karnavian memang memiliki program Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter). Selain dituntut untuk senantiasa profesional, polisi juga diwajibkan mengikuti perkembangan teknologi.
 
Seperti diketahui, sejoli R (28) dan M (20) digerebek warga di Cikupa Kabupaten Tangerang pada malam hari. keduanya pun ditelanjangi dan diarak oleh warga. Pasangan kekasih itu digerebek warga di rumah kontrakan yang beralamat di Kampung Kadu, Sabtu 11 November 2017. 
 
Warga menduga, keduanya berbuat mesum. Warga yang gelap mata menganiaya dan menelanjangi pasangan itu tanpa ampun, dan tak memberi kesempatan mereka untuk membela diri. Jeritan kesakitan dan tangisan sejoli itu pun tidak menyurutkan kemarahan warga. 
 
Bahkan, warga tega mengabadikan peristiwa penggerebekan itu hingga menjadi viral di media sosial. Warga yang menggerebek lalu menarik baju pasangan itu. Warga tak hanya menganiaya dan menelanjangi pasangan yang dikatakan polisi tak berbuat mesum itu. 
 
"Mereka juga sengaja membuat video, memfoto lalu mengunggahnya ke internet. Habis itu mereka bilang ayo selfie, upload. Ada yang bilang begitu, 'ada yang mesum!'," beber Sabilul. Rekaman video yang viral itu akhirnya sampai ke telinga penegak hukum. 
 
Polisi langsung turun tangan mengusut beredarnya video itu. Lokasi penggerebekan telah didatangi untuk mengetahui peristiwa sebenarnya. Alhasil, polisi pun mengantongi sejumlah bukti. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,