KA Mutiara Selatan & Kahuripan Tertahan Longsor di Cipeundeuy

KA Mutiara Selatan & Kahuripan Tertahan Longsor di Cipeundeuy

Petugas menyingkirkan material longsor yang menutupi rel kereta di jalur Cipeundeuy - Cirahayu Kabupaten Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Dua perjalanan kereta api sempat tertahan di akibat longsor yang menutupin rel KA, tepatnya antara Cipeundeuy - Cirahayu Kabupaten Tasikmalaya Km 239+3/4, Selasa (14/11/2017) malam sekitar pukul 19.15 WIB.

Karena material longsoran menimbun rel kereta mencapai panjang sekitar 10 meter tersebut, mengakibatkan KA Mutiara Selatan tertahan di wilayah Cirahayu Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan keterangan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus menyatakan, info sementara terdapat gejala longsoran di Stasiun Cipeundeuy - Cirahayu kilometer 239+3/4.

Namun demikian, sekitar pukul 20.37 WIB longsoran sudah bisa teratasi, sehingga kereta sudah bisa melintas seperti biasa. "Kereta api yang tertahan di Stasiun Cirahayu adalah Kereta Api Mutiara Selatan dan Kereta Api Kahuripan di Warung Bandrek," katanya.

Menurut Joni, akibat kejadian itu Kereta Api Mutiara mengalami keterlambatan sekitar 40 menit, sedangkana Kereta Api Kahuripan mengalami keterlambatan 30 menit. Meski berhasil diatasi, PT KAI masih menyiapkan alat berat dan petugas, untuk mengantisipasi jika terjadi longsor susulan.

Disebutkan, selain material longsoran tersebut menutup rel kereta juga menutup tiang telepon hingga roboh dan menimpa gerbong (rangkaian) kereta. Petugas dari PT KAI dibantu warga sekitar tengah berjibaku melakukan evakuasi material longsoran dan tiang yang menghalangi jalur kareta. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,