SMPN 48 Bandung Hentikan KBM, Sekolah Terendam Banjir

SMPN 48 Bandung Hentikan KBM, Sekolah Terendam Banjir

Para anggota Linmas Kecamatan Rancasari membantu evakuasi banjir di SMPN 48. (foto - Twitter)

Bandung - Sekolah SMPN 48 Bandung terpaksa meniadakan kegiatan belajar-mengajar (KBM) lantaran terendam banjir, Jumat (17/11/2017). Ketinggian air pun sempat mencapai betis orang dewasa, sehingga tidak  memungkinkan dilangsungkannya KBM.
 
"Air naik mulai Kamis 16 November sore sekitar pukul 17.00 WIB. Bagian yang tidak tergenang hanya lantai dua, karena cukup tinggi, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak memungkinkan dan siswa pun diliburkan," kata Kepala Sekolah SMPN 48 Bandung, Asep Hidayat saat on air di PRFM, Jumat (17/11/2017).
 
Menurutnya, beberapa ruangan sekolah pun terendam dengan ketinggian air bervariasi. Antara lain ruang kelas, guru, tata usaha, olahraga dan kantin. 
Disebutkan, hampir semua aktivitas sekolah itu berpusat di lantai satu. Sedangkan di lantai dua hanya ada ruang keagamaan, lab komputer dan dua ruangan kelas. "Untung lab komputer sudah dipindahkan dari lantai dua," katanya.
 
Asep mengakui, baru kali ini terjangan banjir dari luapan Sungai Cidurian hingga merendam sekolahnya. Sebelumnya, banjir paling hanya menggenangi jalan raya di sekitarnya.
 
Untuk itu, pihak SMPN 48 sendiri sudah berkoordinasi dengan kelurahan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk membersihkan genangan. "Dari kewilayahan sudah membantu membersihkan genangan," tegasnya.

 

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,