Wanita AS Jalani Proses Sedot Lemak Berujung Kematian

Wanita AS Jalani Proses Sedot Lemak Berujung Kematian

Irma Saenz. (foto - CBC News)

San Diego - Upaya mempercantik diri yang dilakukan oleh Irma Saenz malah berakhir tragis.  Tidak percaya diri dengan ukuran tubuh yang besar, wanita berusia 51 tahun itu memilih untuk melakukan tindakan sedot lemak, yang akhirnya berujung kematian.
 
Dilansir laman New York Post, Saenz meninggal dunia secara tragis setelah menjalani prosedur sedot lemak di Meksiko. Saat proses tengah berlangsung, Saenz tiba-tiba tak sadarkan dan koma.
 
Pihak keluarga wanita itu tak mengetahui, Saenz pergi ke Meksiko untuk melakukan sedot lemak. Tiba-tiba rumah sakit San Diego menelepon keluarga dan menjelaskan seputar kematian Saenz. "Ia mengalami kekurangan oksigen hingga menyebabkan anoksik pada bagian otak," sebut Nora Saenz, keponakan dari korban.
 
Diduga, wanita asal California itu bepergian dari Los Angeles menuju perbatasan Meksiko dengan menggunakan transportasi online. "Dokter di San Diego menyatakan, saluran oksigen yang mereka pasangkan kepada Saenz tak terpasang dengan benar, sehingga kami tak tahu berapa lama bibiku bertahan tanpa oksigen," kata Nora.
 
Keluarga kemudian mengingatkan kepada siapa pun yang ingin melakukan operasi agar berhati-hati, dan tak mencari biaya perawatan yang murah. "Hal itu tak layak dilakukan. Sepatutnya tak terjadi pada saudara perempuan saya," kata Carmen Quintana, yang juga saudara dari korban.
 
Pihak keluarga pun kini tengah mencari cara untuk mengambil tindakan hukum, agar dokter yang melakukan sedot lemak terhadai Saenz dapat dijerat dengan undang-undang yang berlaku. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,