Pemprov Bali Sayangkan Acara Amal Tampilkan Tari 'Erotis'

Pemprov Bali Sayangkan Acara Amal Tampilkan Tari 'Erotis'

Salah satu tarian Joged Bungbung (erotis) di kalangan masyarakat Bali. (foto - ilustrasi)

Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali  perlu lebih memperhatikan maraknya Tarian Joged Bungbung erotis yang berkembang di kalangan masyarakat selama ini. Apalagi tarian itu dipentaskan dalam rangka kegiatan amal, untuk membantu korban bencana.
 
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra pun menyayangkan mengenai hal tersebut. Seperti halnya yang tengah viral di media sosial, di mana beredar sejumlah video dengan menampilkan tarian Joged Jaruh, dalam rangka kegiatan amal untuk membantu korban bencana Gunung Agung.
 
Menurutnya, Pemprov Bali sangat tidak setuju diadakan pergelaran tarian joged porno seperti itu dalam kegiatan apapun apalagi kegiatan amal, sehingga mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas. "Kami tidak setuju dan menyayangkan adanya tarian seperti itu dalam acara amal," katanya.
 
Mahendra meminta seluruh aparat desa baik aparat dinas maupun prajuru desa adat, agar lebih sensitif dan tidak mentolerir adanya pergelaran yang sudah mengarah ke pornoaksi seperti joged erotis.
 
Ia mengatakan, berdasarkan pada prosedur dan tata cara penerbitan Izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dari Perdirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial RI, No.213B/LJS/12/2012 tentang juknis penyelenggraan PUB, pengumpulan dana baik uang maupun barang boleh dilakukan oleh organisasi maupun kepanitian resmi serta memperoleh rekomendasi dari Dinas Sosial kabupaten/kota setempat.
 
"Namun demikian, berbagai acara tentang pengumpulan sumbangan tersebut tidak boleh dilakukan di tempat yang dapat mengganggu ketertiban umum," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:,