Longsor Menerjang Jalur Kereta Antara Maguwo - Brambanan

Longsor Menerjang Jalur Kereta Antara Maguwo - Brambanan

Penanganan longsor yang menerjang jalur kereta api antara Maguwo - Brambanan. (foto - @KAI121)

Yogyakarta - Longsor menerjang sekitar rel kereta di ruas antara Maguwo - Brambanan, setelah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diguyur hujan deras. Namun, kereta api masih dapat melintas dengan memanfaatkan rel di sisi lain, yang tidak terdampak longsor dengan kecepatan sekitar 5 km per jam.

"Kami selalu menyiagakan petugas 'flying gangs' yang siap 24 jam untuk melakukan penanganan jika ada kerusakan di sepanjang jalur rel," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Selasa (28/11/2017).

Menurutnya, sejauh ini proses perbaikan dapat segera diselesaikan dan kereta bisa melintas dengan kecepatan normal, sehingga perjalanan kereta tidak semakin terganggu. Selama musim hujan, PT KAI melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan di sekitar rel.

Antara lain menambah petugas penjaga perlintasan kereta api, pemeriksa jalan hingga petugas ronda jembatan dari sebelumnya 400 orang ditambah sebanyak 91 orang. PT KAI Daop VI Yogyakarta juga sudah menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS), yang ditempatkan di beberapa stasiun seperti Klaten, Wates dan Lempuyangan.

"Kami tempatkan AMUS di titik-titik yang strategis. Peralatan terdiri atas bantalan rel, gelagar jembatan hingga batu balast. Setiap kali ada kejadian, bisa langsung digunakan," katanya.

Adapun titik yang berpotensi mengalami longsor berada di ruas Kaliyoso hingga Gundih, karena kontur tanah di lokasi itu tidak stabil. "Namun kami sudah melakukan antisipasi. Di sepanjang rel diperkuat dengan talud dan bronjong serta didukung drainase yang baik. Pembersihan rel pun dilakukan rutin termasuk mengecek drainasenya," katanya.

Ia menambahkan, ruas rel di Daerah Operasi VI Yogyakarta mulai dari Kutoarjo, Yogyakarta hingga Solo dan Kedung Banteng dalam kondisi baik, dan tidak rawan longsor atau tergenang. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,