Komplotan Curanmor Bersenpi di Bandung Berhasil Ditembak

Komplotan Curanmor Bersenpi di Bandung Berhasil Ditembak

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolsek Bandung Wetan Jalan Cihapit Bandung, Rabu 29 November 2017. (foto - ist)

Bandung - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) bersenjata api (senpi) di wilayah Bandung Raya berhasil diringkus, setelah 35 kali beraksi. Keduanya yakni R (22) dan AG (21) dilumpuhkan usai peluru bersarang di kaki kirinya.
 
Penangkapan keduanya dilakukan pada Senin 27 November lalu. Selain R dan AG, Unit Reskrim Polsek Bandung Wetan juga menangkap dua penadah IJ (21) dan AS (20). Keduanya menyimpan sepeda motor hasil curian yang dilakukan R dan AG.
 
"Keduanya sebagai pelaku curanmor yang sudah meresahkan warga. Saat ditengkap, mereka melakukan perlawanan, sehingga kita lakukan tindakan tegas," sebut Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolsek Bandung Wetan Jalan Cihapit Kota Bandung, Rabu (29/11/2017).
 
Menurut Hendro, pelaku sudah beraksi di 35 lokasi di wilayah Bandung Raya dalam kurun waktu setahun. Setiap kali beraksi, mereka kerap dibekali senpi rakitan. "Dari pengakuannya, senpi dibawa untuk jaga-jaga. Namun bukan tak mungkin digunakan untuk mengancam dan melukai korban," katanya.
 
Komplotan itu kerap mengincar sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya. Sasaran lokasinya ke wilayah pertokoan hingga permukiman.
 
Setelah menggasak sepeda motor, R dan AG pun kabur. Motor hasil curian kemudian diserahkan kepada IJ dan AS sebagai penadah. Selama 35 kali beraksi, lebih dari 10 unit sepeda motor didapat pelaku. "Kendaraan itu dijual lagi dengan harga murah," katanya.
 
Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 12 unit sepeda motor, empat buah kunci astag dan senjata api rakitan jenis revolver beserta amunisinya. 
 
Para pelaku mendekam di ruang tahanan Mapolsek Bandung Wetan dengan jeratan Pasal 363 KUHPidana tentang Curanmor dan Pasal 480, tentang penadahan. Mereka terancam di atas 7 tahun bui.  (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,