Air Supply Suguhkan Memori Tahun 80-an di TSM Bandung

Air Supply Suguhkan Memori Tahun 80-an di TSM Bandung

Graham Russell dan Russell Hitchcock. (foto - @TransStudioBdng)

Bandung - Duo soft rock era 80-an  asal Australia "Air Supply" bakal tampil sebagai bintang panggung utama,  dalam konser bertajuk "Celebration of Love - Live In Bandung" yang digelar di Amphitheater Trans Studio (TSM) Jalan Gatot Subroto Bandung, Kamis (7/12/2017) pukul 19.00 WIB.
 
Bahkan, penampilan duo soft rock penampilan Air Supply yang beranggotakan Graham Russell dan Russell Hitchcock itu bisa dibilang untuk pertamakalinya tampil di Kota Bandung. Gelaran Air Supply kali ini merupakan konser paling megah di awal Desember.
 
Penampilan dua musisi asal Australia itu, seperti dituturkan sebelumnya oleh PR & Media Relation Trans Studio Mall Bandung Fanny Karmarani, akan menutup rangkaian konser yang digelar sepanjang 2017.
 
"Konser penutup akhir tahun kami hadirkan Air Supply, sekaligus mengembalikan memori tahun 80-an," sebutnya. Dengan Russel Hitchcock pada vokal dan Graham Russel pada gitar bersama dengan beberapa personrl lainnya, mereka membentuk Air Supply di Melbourne Australia pada 1975.
 
Album pertama Air Supply yang berjudul Love and Other Bruises diluncurkan pada November 1976, dan puncaknya pada Januari 1977 single perdana mereka langsung masuk deretan tangga lagu Australia. Setelah beberapa kali berganti personel, album kedua mereka diluncurkan Juli 1977 lewat  The Whole Thing’s Started dengan single Do What You Do, That’s How the Whole Thing Started dan Do It Again.
 
Sebelum berada di puncak kejayaannya era 80-an, dalam sebuah wawancara pada 1995 Graham Russel menceritakan ia dan Russel Hitchcock pernah berada dalam keadaan sangat miskin hingga akhirnya pada 1978, band ini meluncurkan sebuah konsep album berjudul Lost in Love.
 
Album itu menarik perhatian dari pemilik Arista Record, Clive Davis yang kemudian me-remiks dan merilis kembali lagu-lagu yang ada dalam album itu di AS. Pada 1980, Arista Records merilis ulang album Lost In Love secara internasional, dan lagu-lagunya sempat menempati puncak tangga lagu di beberapa negara di dunia.
 
Rentang 1980 - 1990, Air Supply merilis beberapa album baru antara lain The One That You Love, Now and Forever, Air Supply dan Hearts in Motion. Bahkan, pada 1983 mereka meluncurkan album Greatest Hits dengan single Making Love Out Of Nothing At All, yang merupakan salah satu hit terbaik Air Supply.
 
Albumnya tersebut berhasil terjual sebanyak lebih dari 7 juta copy. Secara keseluruhan, Air Supply sudah meluncurkan sebanyak 17 album selama ini. Selain Making Love Out Of Nothing At All lagu terbaik Air Supply yang dikenal masyarakat, yakni All Out Of Love dan Goodbye.
 
"Penggemar Air Supply di Bandung dapat menikmati secara langsung penampilan Graham Russell dan Russell Hitchcock, yang untuk pertamakalinya menggelar konser di Bandung bertajuk Air Supply Celebration of Love-Live In Bandung tersebut," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Musik,
Tags:,