'Saya Perempuan Anti-Korupsi' Raih Penghargaan dari PBB

'Saya Perempuan Anti-Korupsi' Raih Penghargaan dari PBB

Gerakan 'Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK)' Indonesia raih penghargaan International Anti-Corruption Excellence (IACE) Award PBB. (foto - ist)

Jenewa - Gerakan "Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK)" Indonesia yang dinisiasi KPK meraih penghargaan "International Anti-Corruption Excellence (IACE) Award". Penghargaan diberikan di Markas PBB di Jenewa Swiss, sebagai bagian dari peringatan Hari Anti-Korupsi Internasional, pada Jumat 8 Desember.

SPAK memenangkan penghargaan dalam kategori Anti-Corruption Youth Creativity & Engagement Awards. Yuyuk Andriati Iskak dari Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Judhi Kristantini dari SPAK Indonesia, menerima penghargaan itu dari Skeikh Tamim Bin Hamad Al Thani, Emir Qatar dan didukung oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Penghargaan tersebut diberikan kepada SPAK atas keberhasilannya dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya perilaku antikorupsi dalam kegiatan sehari-hari. Mulai dari suap, gratifikasi hingga penggelapan dana.

"Penghargaan tentu ditujukan untuk seluruh agen SPAK di Indonesia, yang sudah menjadi inspirasi perubahan dimulai dari dirinya sendiri dan lingkungan terdekatnya. Ini langkah kecil yang nyata untuk perbaikan Indonesia di masa depan," sebut Yuyuk dalam kesempatan penerimaan Awards dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (10/12/2017).

Judhi menambahkan, peran perempuan dan keluarga sangat strategis dalam melakukan perubahan, melalui pencegahan tindakan korupsi dalam kehidupan sehar-hari. Performa gerakan SPAK Indonesia menurut Assesment Advisory Board (AAB) dan High Level Committee (HLC) dari IACE Award dinilai memiliki visi, kepemimpinan, kreativitas, antusiasme dan komitmen serta dedikasi dalam menangani korupsi. Sehingga dapat menginspirasi pihak lain untuk mereplikasi cara-cara yang sama.

Gerakan SPAK sebagai gerakan anti-korupsi berbasis pendekatan keluarga telah melatih lebih 1.300 agen pembaru di 34 provinsi di Indonesia. Utamanya kaum perempuan dalam menanamkan nilai-nilai dasar guna  mencegah perilaku korupsi. Yakni kejujuran, keadilan, kerjasama, kemandirian, disiplin, tanggung jawab, kegigihan, keberanian dan kepedulian.

IACE Award itu sendiri merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan langsung oleh Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani dan didukung oleh PBB. Penghargaan itu diberikan atas pendekatan yang efektif dan sukses, sebagai kontribusi nyata dalam pencegahan dan perlawanan terhadap korupsi.

Acara pemberian penghargaan dihadiri sejumlah pejabat PBB, antara lain Direktur Jenderal Kantor PBB Jenewa, Michael Moller dan Direktur Eksekutif UNODC Yuri Fedotov, para duta besar asing di Jenewa serta Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib. "Di abad 21 tak ada tempat untuk perilaku korupsi. Penganugerahan penghargaan sebagai bagian dari upaya masyarakat internasional menciptakan dunia tanpa korupsi," kata Michael Moller.

Sementara itu, Dubes Hasan Kleib menyambut baik terpilihnya SPAK dalam penghargaan yang bergengsi itu. "Penghargaan IACE sebagai pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam gerakan dunia, untuk mencegah perilaku korupsi sejak dini. Hal itu merupakan bagian strategis dalam mendukung upaya PBB, untuk implementasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) serta mandat penanganan korupsi oleh UNODC," katanya.

Sejumlah pihak yang hadir mengharapkan, pemberian penghargaan IACE Award kepada wakil SPAK Indonesia dapat menjadi contoh dengan terus mengupayakan cara kreatif oleh individu atau organisasi dari berbagai negara di dunia. Hal itu sebagai jalan keluar pencegahan korupsi yang efektif dan responsif sejak dini.

IACE Awards digagas oleh The Rule of Law and Anti-Corruption Center (ROLACC Qatar), pada konferensi tahunan ke-8 International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA) November 2015 di St. Petersburg, Rusia. Terhitung sejak 2016 telah menganugerahkan 13 Awards dalam berbagai kategori.  (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,