Hakim Memutus Gugatan Praperadilan Setya Novanto

Hakim Memutus Gugatan Praperadilan Setya Novanto

Setya Novanto.

Jakarta - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutus sidang permohonan praperadilan yang dilayangkan Ketua nonaktif DPR Setya Novanto, atas status tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP oleh KPK. Dengan demikian, permohonan praperadilan Setnov dinyatakan gugur.

"Menetapkan, menyatakan permohonan praperadilan pemohon gugur," kata hakim tunggal Kusno dalam persidangan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jalan Ampera Raya, Kamis (14/12/2017).

Hakim praperadilan juga menolak seluruh eksepsi yang diajukan pemohon nSetnov. Hakim tunggal Kusno memerintahkan untuk melanjutkan proses perkara yang menjerat Setnov. "Menghukum pemohon untuk membayar biaya perkara sebesar nihil," tegas hakim.

Sebelum membacakan putusan praperadilan Setya Novanto, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang digelar dengan agenda pembacaan kesimpulan. Sidang pembacaan kesimpulan digelar pada pukul 10.00 WIB. Sementara sidang dengan agenda pembacaan putusan dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB. Namun putusan praperadilan itu dipercepat.

Menurut hakim tunggal Kusno, memutus praperadilan Setya Novanto pukul 10.30 WIB. Pernyataan itu ia sampaikan setelah menerima kesimpulan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kesimpulan sudah diserahkan dan putusan hampir selesai. Maka sidang saya skor tiga puluh menit, 10.30 WIB akan saya bacakan (putusan)," kata Kusno.

Dalam persidangan itu, hanya tim Biro Hukum KPK yang menyerahkan kesimpulan secara tertulis. Sementara tim pengacara Setnov tidak memberikan kesimpulan tertulis. Mereka enggan komentar terkait alasan mengeluarkan sikap tersebut. "Dari pemohon tidak ajukan kesimpulan tertulis, jadi mohon (langsung) putusan," kata Pengacara Setnov, Ida Jaka Mulyana. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,