Gempa 6,9 SR di Tasikmalaya, Sejumah Rumah Warga Roboh

Gempa 6,9 SR di Tasikmalaya, Sejumah Rumah Warga Roboh

Sejumlah rumah bangunan dan rumah warga roboh akibat gempa 6,9 di Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Gempa bumi berkekuatan 6,9 pada skala Richter (SR) di Tasikmalaya, mengakibatkan sejumlah bangunan dan rumah warga mengalami kerusakan. Kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di Pangandaran dan Ciamis Jawa Barat, serta Banyumas, Kebumen dan Pekalongan di Jawa Tengah.

"Dampak gempa terdapat banyak rumah dan bangunan mengalami kerusakan di banyak daerah. Data sementara telah dilaporkan BPBD ke Pusdalops BNPB," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/12/2017).

Sementara itu, selang beberapa menit setelah gempa 6,9 SR di Tasikmalaya sekitar pukul 23.47 WIB, BMKG mengaktivasi peringatan dini tsunami. Wilayah di pesisir Ciamis dan Tasikmalaya, paling berpotensi terjadi tsunami dengan level Siaga Tsunami, yaitu ketinggian tsunami 0,5 - 3 meter.

"Sedangkan di pesisir Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Cianjur, Garut, Sukabumi, Cilacap dan Kebumen berada pada level Waspada Tsunami, dengan potensi tsunami ketinggian kurang dari 0,5 meter," katanya.

Akibat gempa tersebut, sejumlah warga di Tasikmalaya dilaporkan mengalami luka. "Ada beberapa warga yang terluka akibat tertimpa bangunan, genteng dan langit-langit rumah," kata juru bicara Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor.

Menurut Joshua, warga yang mengalami luka berada di Cipatujah dan Sindangkerta, Tasikmalaya. Namun, belum terdata berapa tepatnya warga yang terluka. "Dampaknya ini nggak hanya di Pangandaran. Jadi kita fokusnya sepanjang pantai selatan (Jawa) dari Garut, bahkan Cianjur sampai Cilacap Jawa Tengah," katanya.

Peringatan dini tsunami hingga kini belum dicabut. Warga diminta menjauh dari pantai. "Berdasarkan koordinasi dengan BMKG pada pukul 01.16 WIB, status potensi tsunami belum dicabut. Tetap waspada dan diimbau tetap menjauh dari pantai sampai informasi selanjutnya," tegasnya.

Data kerusakan bangunan yang dilaporkan BNPB:

1. Kabupaten Pangandaran terdapat 3 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan. Beberapa kerusakan rumah di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih.

2. Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, terdapat beberapa rumah ambruk dan rusak. Satu orang meninggal dan 2 mengalami luka-luka tertimpa bangunan roboh.

3. Di Banyumas terdapat 6 rumah rusak berat dan kerusakan di RSUD Banyumas, tembok retak dan pasien dievakuasi ke luar bangunan.

4. Di Kebumen terdapat 2 orang luka-luka tertimpa rumah roboh.

5. Di Kecamatan Ajibarang, Banyumas, terdapat 1 rumah roboh.

6. Di Kota Pekalongan terdapat 1 orang luka-luka tertimpa bangunan roboh. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,