Badai Salju Sandra Jutaan Warga New York

Badai Salju Sandra Jutaan Warga New York

Badai Salju Sandra Jutaan Warga New York

New York - Adanya ancaman gelombang kedua badai salju yang menghantam New York, Amerika Serikat (AS) dan telah menewaskan tujuh orang, menyebabkan jutaan orang di kota itu jutaan orang tersandera baik di rumah maupun kendaraan mereka.
 
Dilansir dari BBC, Kamis 20 November 2014 timbunan salju telah mencapai ketinggian 1,5 meter. Gubernur New York Andrew Cuomo menyebut badai salju itu sebagai peristiwa bersejarah yang akan memecahkan rekor.
 
Suhu dingin terus berlanjut khususnya di 50 negara bagian AS, termasuk Florida dan Hawaii yang mengakibatkan gangguan perjalanan. Kematian akibat cuaca dingin pun dilaporkan terjadi di New Hampshire dan Michigan.
 
Kepada BBC John Jiloty, dari Aurora Timur dekat Buffalo mengatakan, beberapa orang masih terjebak dalam mobil mereka selama satu setengah hari.  "Saya beruntung tidak berada di tempat yang terburuk," katanya.
 
Menurutnya, timbunan salju telah lebih dari 1,5 meter di beberapa wilayah, sedangkan di tempat tinggalnya ketinggian timbunan salju baru sekitar 1,2 meter. "Tapi dengan datangnya badai salju malam ini, akan kita lihat apa yang dapat kita lakukan nanti," katanya.
 
Lebih dari 100 anggota Garda Nasional telah ditempatkan di New York untuk membantu membersihkan salju, dan memindahkan mobil yang ditinggalkan pemiliknya di jalan. 
 
Badan Cuaca Nasional mengatakan di beberapa tempat, timbunan salju telah mencapai hampir dua meter. Perjalanan kereta di sebagian kota New York juga telah dihentikan untuk sementara. 
 
"Kita bicara tentang badai yang sangat berbahaya," kata seorang staf Badan Cuaca Nasional. Sekitar 20 orang meninggal akibat cuaca dingin, sejak akhir pekan lalu.Tiga pemadam kebakaran juga dilaporkan terluka, saat sebuah truk trailer menabrak mobil pemadam kebakaran di jalan yang licin karena tertutup salju. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:bencana,