Nasdem Konsisten Dukung Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar

Nasdem Konsisten Dukung Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar

Partai Nasdem konsisten menukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. (foto - ist)

Bandung -  Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tidak akan ikut-ikutan seperti sikap Partai Golkar yang mencabut dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.
 
Menurut Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa, pihaknya tetap konsisten mendukung Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jabar 2018. "Nasdem tetap konsisten memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil. Dukungan kami bukan karena kepentingan pragmatis atau sesaat," katanya saat on air di PRFM, Minggu (17/12/2017).
 
Partai Nasdem, katanya memilih Walikota Bandung tersebut karena ia merupakan sosok yang pantas membawa Jawa Barat ke arah yang lebih baik. "Untuk itu kami tegaskan sekali lagi tidak akan mencabut dukungan, dan akan terus berjuang. Itu sikap Nasdem," tegas Saan.
 
Namun demikian, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menghargai sikap yang dipilih partai berlambang pohon beringin (Golkar). "Kami hargai sikap Golkar, karena itu memang kewenangan mereka," kata Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa.
 
 
Meski begitu, ia berharap Golkar memikirkan ulang pencabutan dukungan itu. Jika komunikasi politik antara Ridwan Kamil dan Golkar tidak berjalan lancar, hal itu masih bisa dibicarakan. "Sebagai partai koalisi tentu kami berharap mereka (Golkar) tetap mendukung Ridwan Kamil. Soal komunikasi dan lain hal bisa dikomunikasikan," katanya.
 
Saan menjelaskan, saat ini Partai Nasdem belum melakukan komunikasi dengan Golkar terkait pencabutan dukungan. Pihaknya akan menunggu hingga surat pencabutan dukungan itu diterima Ridwan Kamil. "Belum ada komunikasi, nanti setelah surat itu diberikan ke RK mungkin ada komunikasi," tambahnya.
 
 
Diakui, proses dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil sudah penuh dengan kontroversi. Sejak awal, surat dukungan Ridwan Kamil sempat dikatakan bodong sampai akhirnya jadi kenyataan.
 
Bahkan, sejak lahirnya dukungan Golkar kepada Ridwan Kamil pun sepertinya tidak begitu solid, khususnya di antara elit dan golongan grassroot. "Ini tidak akan sehat untuk politik ke depan," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:,