4 Bandar Sabu Diringkus dari Apartemen Green Lake Sunter

4 Bandar Sabu Diringkus dari Apartemen Green Lake Sunter

Para tersangka dan barang bukti penggerebekan Jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri di Apartemen Green Lake Sunter Jakarta Utara. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya empat bandar sabu bersama seorang perempuan bernama Angel Maria, diringkus jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri ketika menggerebek sebuah unit di Apartemen Green Lake Sunter Jalan Danau Sunter Jakarta Utara.
 
Tempat tersebut dijadikan sebagai gudang sekaligus laboratorium ekstasi klandestin. "Angel ini pacarnya tersangka KL alias Cacing," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto, Rabu (20/12/2017).
 
Menurut Eko, home industry ekstasi itu dikelola oleh tiga orang tersangka. Sejumlah barang bukti berupa ekstasi, sabu dan pil Happy Five hingga ketamine diamankan dari para tersangka. "Tersangka Cacing, Hans dan Bule yang membuat ekstasi tersebut," katanya.
 
Sementara Angel yang tinggal satu apartemen dengan tersangka Cacing, yakni di lantai 21 unit CE sering dimanfaatkan untuk transaksi narkotika. Angel memiliki peran sebagai kurir. "Dia dimanfaatkan oleh pacarnya itu untuk dijadikan sebagai kurir," tegas Eko.
 
Angel ditangkap Satgas I Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Jimmy Agustinus di Apartemen Green Lake Sunter Tower Nothern Park lantai 21 CE pada Senin 18 Desember. Dari tersangka Angel, polisi menyita 1 kg sabu.
 
Tertangkapnya Angle kemudian mengembang kepada kekasihnya, Cacing. Cacing selanjutnya ditangkap di Apartemen Green Lake Sunter Tower Nothern Park lantai 6. "Ia cuma beda unit saja. Di unit yang satu ia bikin ekstasi, sedangkan di unit lainnya dijadikan gudang atau tempat penyimpanan," kata mantan Dirnarkoba Polda Metro Jaya itu.

Sementara itu, tersangka HLR alias Hans, AS alis Bule dan WT alias Willy ditangkap di apartemen yang sama di lantai 33, pada Selasa 19 Desember. Namun tidak ditemukan barang bukti. "Mereka mengemas ekstasi itu dengan menggunakan kemasan teh kotak dan minuman kacang hijau untuk menyamarkan," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,