Akses Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Mulai 2018

Akses Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Mulai 2018

Danau Ranu Kumbolo terletak 2.390 m dpl salah satu objek wisata di jalur pendakian Gunung Semeru. (foto - blog)

Malang - Berdasarkan surat keputusan Kepala Balai Besar Nomor PG. 04/T.8/BIDTEK /BIDTEK.1/KSA/12/2017 tanggal 15 Desember 2017, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup akses pendakian ke Gunung Semeru per tanggal 1 Januari 2018.
 
Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie menjelaskan, penutupan tersebut didasari atas berbagai hal. Antara lain, tingkat curah hujan yang sangat tinggi di kawasan Bromo Tengger Semeru, sehingga membahayakan wisatawan. Selain itu, sebagai langkah recovery ekosistem yang ada di kawasan Semeru, serta meningkatkan sarana dan prasarana di sekitar kawasan TNBTS.
 
Menurutnya, dalam hal recovery ekosistem sebagai zona rimba jalur pendakian Gunung Semeru merupakan habitat berbagai macam hewan liar, yang sedikit banyak terganggu bila ada pengunjung. "Dengan ditutupnya untuk sementara, tanaman yang jadi rantai makanan akan tumbuh hingga menjadi bahan makanan tambahan bagi habitat liar seperti Kijang," katanya, Rabu (20/12 /2017).
 
Selain itu, perbaikan sarana dan prasarana juga akan dilakukan selama penutupan. Misalnya, pembuatan sarana toilet di Ranukumbolo, yang sebelumnya hanya toilet kering sekarang dibuat toilet basah untuk memberikan kenyamanan pengunjung.
 
Sementara itu, Kepala Resort Ranupani, Agung Siswoyo mengatakan pemberlakuan penutupan pendakian dimulai sejak tanggal 1 Januari 2018. "Artinya, hingga tanggal 31 Desember masih kita buka melalui pendaftaran online. Pada tanggal 1 Januari 2018 sistem akan menutup secara otomatis," katanya.
 
Bagi pengunjung yang sudah ada di dalam kawasan Gunung Semeru, nantinya akan ditunggu hingga tanggal 4 Januari untuk keluar dari kawasan Gunung Semeru, sebelum tanggal 5 Januari akan dilakukan sweeping. "Jika ada pengunjung yang hingga tanggal 5 belum keluar turun, kita akan ingatkan persuasif untuk turun dan keluar dari kawasan," tegasnya.
 
Sementara itu, untuk pendaftaran online hingga 31 Desember 2017 kuotanya hingga sekarang ini sudah penuh. Setiap harinya pihak pengelola membatasi 600 pengunjung yang masuk ke kawasan Gunung Semeru. (Jr.)**
.

Categories:Wisata,
Tags:,