17 Pasangan Ngamar di Penginapan Sekitar Ciwidey Diciduk

17 Pasangan Ngamar di Penginapan Sekitar Ciwidey Diciduk

Sebanyak 17 pasangan mesum digelandang ke Mako Satpol PP Kabupaten Bandung. (foto - ilustrasi)

Bandung - Sedikitnya 17 pasangan tak resmi (mesum)  terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung. Razia beserta instansi terkait itu menyasar 5 titik penginapan di sekitar Ciwidey, Pasirjambu dan Rancabali, Rabu malam.
 
Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Usman Sayogi menyebutkan, razia dilakukan di wilayah itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Ke-17 pasangan itu langsung digelandang ke Mako Satpol PP. Mereka tidak bisa menunjukkan bukti suami istri, dan telah melanggar Perda No. 11 Tahun 2013.
 
Menurut Usman, selain berdasarkan informasi dari warga setempat, operasi itu juga dilakukan dalam rangka menciptakan kondisi aman dan tertib menjelang tahun baru dan libur panjang. Ke-17 pasangan itu diamankan dalam operasi cipta kondisi jelang tahun baru dan libur panjang.
 
"Semua yang terjaring kita giring ke Mako Satpol PP. Kita data dan bina, serta diberikan kesanggupan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," kata Usman, Kamis (21/12/2017).
 
Ia mengatakan, dalam operasi tersebut pihaknya menerjunkan 15 petugas dibantu 7 petugas gabungan dari Polres Bandung dan instansi terkait lainnya. Dengan begitu, total petugas yang menjaring pasangan tidak resmi tersebut berjumlah 22.
 
Selain 17 pasangan tersebut, sebenarnya petugas juga menjaring beberapa pasangan lainnya. Namun karena terbukti pasangan suami istri maka petugas membebaskannya. "Ke-17 pasangan itu tidak bisa membuktikan, yang lainnya bisa membuktikan. Kelihatanlah mana pasangan suami istri dan yang bukan," tegas Usman.
 
Ia menambahkan, rata-rata pasangan yang terjaring berasal dari Kabupaten Bandung, Bekasi, Cimahi dan wilayah Bandung Raya lainnya.
 
Ke-17 pasangan mesum tersebut diperiksa, kemudian dicatat dalam buku register dan dilakukan pembinaan oleh Satpol PP dan Dinas Sosial. Operasi itu dilaksanakan secara mendadak dengan cara mendatangi sejumlah hotel untuk menghindari penyakit masyarakat.
 
"Operasi ini dilaksanakan rutin, dengan harapan pasangan yang diduga bukan suami istri jera dan tidak melakukan hal serupa," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,