Tujuh Orang Hilang, Perahu Tenggelam di Bendungan Cirata

Tujuh Orang Hilang, Perahu Tenggelam di Bendungan Cirata

Kapal ditumpangi 20 orang dan seorang nakhoda tenggelam di Bendungan Cirata wilayah Kabupaten Purwakarta, Kamis 21 Desmber 2017. (foto - ist)

Purwakarta - Sedikitnya tujuh orang dilaporkan hilang dan 14 orang lainnya berhasil ditemukan, dalam insiden perahu bocor dan tenggelam di Bendungan Cirata wilayah Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/12/2017) sore.

Berdasarkan keterangan dari Kantor SAR Bandung menyebutkan, terjadi kecelakaan kapal tenggelam dengan 21 orang penumpang di Danau Cirata Kabupaten Purwakarta, 14 orang telah berhasil diselamatkan dan 7 orang lainnya belum di temukan.

Disebutkan, mengenai kronologis kejadian yakni korban sedang menyeberang bendungan sepulang dari berkebun. Namun di tengah bendungan perahu mengalami kebocoran hingga tenggelam. Sebanyak 14 orang telah diselamatkan dan 7 orang belum ditemukan.

Kepala Desa Tegaldatar Kabupaten Purwakarta, Bahrum menyebutkan, kapal yang tenggelam itu ditumpangi para korban warga Desa Sirnagalih Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta. Titik lokasi kecelakaan di perairan Bendungan Cirata Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta.

Menurut Bahrum, penumpang kapal itu menyeberang dari dermaga di Desa Tegaldatar menuju kebun di Pulau Pasir Tangkil, sekitar 15 km dari dermaga perahu untuk berkebun cabai. "Saat pulang perahu bocor dan semuanya tenggelam. Empat orang selamat dan enam orang lainnya hilang, sekarang tim SAR masih melakukan pencarian," kata Bahrum.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menyebutkan, penumpang kapal tenggelam di Bendungan Cirata seluruhnya 20 orang ditambah satu orang nakhoda. "Dari hasil pengecekan anggota di lapangan jumlah penumpang ada 20 orang. Satu orang nakhoda, sehinggai dalam kapal ada 21 orang," katanya.

Peristiwa tenggelamnya kapal tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal bermesin tempel itu tiba-tiba tenggelam di tengah danau.  Meski jumlah data penumpang mengalami penambahan, Yusri memastikan ada enam orang yang dinyatakan hilang. Sampai saat ini keenam orang tersebut masih dalam pencarian.

Menurut Yusri, seluruh korban merupakan warga Kampung Rawasari RT 012 dan 013 RW 003 Desa Sirnagalih, Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta. Mereka awalnya hendak menyeberang dari Blok Nias, Desa Tegaldatar. "Mereka rata-rata petani dan pekebun, peristiwa itu terjadi saat mereka beres bekerja dan mau pulang ke rumahnya," katanya. (Jr.)**


Korban yang belum ditemukan :

1. Rus (Perempuan)
2. Dadang (Laki-laki)
3. Cicah (Perempuan)
4. Iyat (Perempuan)
5. Dudun (Laki-laki)
6. Bibi (Perempuan)
7. Yadi (Laki-laki)

.

Categories:Daerah,
Tags:,