Kematian Model Cantik Jatuh Tanpa Busana Masih Misteri

Kematian Model Cantik Jatuh Tanpa Busana Masih Misteri

Ivana Smit. (foto - Instagram)

Kuala Lumpur - Kematian  model cantik  warga Belanda  yang terjatuh dari gedung bertingkat di Kuala  Lumpur Malaysia, menyisakan banyak kejanggalan. Kasus kematian model Ivana Smit itu hingga kini masih misteri, yang terjatuh dalam kondisi telanjang dari balkon lantai 20 apartemen. Jenazahnya ditemukan di balkon lantai enam, pada Kamis 7 Desember.
 
Malam sebelumnya, gadis itu diketahui pulang ke apartemen bersama pasangan suami-istri dari sebuah pesta. Kepada polisi, keduanya mengaku sedang tertidur saat Ivana terjatuh, dan paginya mereka mengantar anak mereka ke sekolah tanpa menyadari kematian Ivana. Pihak keluarga menyesalkan polisi tidak mau melakukan penyelidikan lanjut, atau menjelaskan apakah ada temuan dugaan hubungan seksual. Pihak keluarga pun sudah meminta bantuan penyelidikan kepolisian Interpol ke Kedutaan Besar Belanda.
 
Seperti dilaporkan media Belanda, Algemeen Dagblad, Kamis (28/12/2017) sebelum meninggal Ivana sempat mengirim swafotonya ke pacarnya. Aktivitas tersebut dilakukan pada Kamis 7 Desember 2017 pukul 07.25 waktu setempat.
 
Selain foto, Ivana juga bercerita ke pacarnya jika ia sedang bersama pasangan asal Amerika setelah pulang berpesta. Ia mengaku lelah dan akan tidur. Namun, sekitar 7,5 jam kemudian Ivana ditemukan tewas di balkon lantai enam apartemen dalam kondisi telanjang.
 
Berdasarkan gambar dari CCTV menunjukkan, Ivana dan pasangan asal Amerika itu masuk ke apartemen di lantai 20 pada pukul 05.00 waktu setempat. Kemudian pukul 10.00 waktu setempat Ivana terjatuh dari balkon di lantai 20.
 
Dari petunjuk CCTV muncul beragam spekulasi, bagaimana model yang memiliki tinggi 1,81 meter itu bisa terjatuh. Padahal, pagar pembatas balkon memiliki ketinggian 1,2 meter. Apakah Ivana membungkuk atau sengaja lompat, tidak diketahui pasti.
 
Sementara ayah Ivana, Marcel Smit menaruh curiga terkait kematian putrinya. Pasalnya, ada memar di bagian leher putrinya. Smit mendapat informasi jika pasangan Amerika itu biasa mengincar model muda untuk permainan seksual. Dari hasil tes diketahui, darah Ivana dan pasangan Amerika itu mengandung alkohol, ekstasi dan amphetamine. Kejanggalan lain, pakaian Ivana ditemukan namun sepatu dan pakaian dalamnya tidak. 
 
"Banyak kejanggalan memang. Pakaiannya ditemukan, tapi sepatu dan pakaian dalamnya tidak. Polisi pun tidak menyelidiki ponselnya. Polisi tidak mau menjelaskan, apakah narkoba itu digunakan ketika Ivana masih hidup. Polisi tidak mau mengatakan, apakah ada petunjuk terkait adanya hubungan seksual. Kami ingin investigasi penuh, apakah kematiannya benar sebuah insiden," tutur Fred Agenjo, paman Ivana.
 
Pasangan Amerika itu ada media yang menyebutkan, jika pasangan itu merupakan pengusaha mata uang digital asal Amerika dan istrinya berasal dari Indonesia. Ada pula yang menyebutkan, istrinya berasal dari Kazakhtan. Identitas pasangan itu belum diungkap ke publik. Keluarga menuding pasangan kaya itu memiliki pengaruh, yang bisa mengubah hasil penyelidikan kepolisian. 
 
Sejauh ini, pasangan itu sudah dijerat dakwaan narkotika dan berada dalam status bebas dengan jaminan. Ivana memulai kariernya sebagai model sejak berusia 13 tahun. Ia tinggal bersama kakek dan neneknya di Penang Malaysia. Seharusnya pada 20 Desember lalu, ia pulang ke rumah orangtuanya di Belanda untuk merayakan Natal.

Ayahnya terus berjuang mencari keadilan. Smit menggalang dana untuk penyelidikan independen terkait kasus putrinya. Diduga karena kelelahan, Smit sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami serangan jantung. Ia pun dirawat di RS di Belanda. "Ia mengalami sesak di dadanya, rasa sakit di lengan kiri dan bagian bahubta. Tekanan darahnya juga tinggi," sebut salah seorang kerabat Smit, Bart. (Jr.)**
.

Categories:Hot Seleb,
Tags:,