Kebakaran Apartemen New York Dipicu Ulah Bocah 3 Tahun

Kebakaran Apartemen New York Dipicu Ulah Bocah 3 Tahun

Kebakaran apartemen di Bronx New York Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 12 orang. (foto - Associated Press)

New York - Kebakaran apartemen di New York Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 12 orang, dipicu oleh seorang bocah berusia 3 tahun yang bermain-main dengan kompor di dapur. Demikian keterangan sejumlah pejabat pemerintah kota itu, Jumat 29 Desember waktu setempat.

Menurut komisioner Departemen Kebakaran Kota, Daniel Nigro sesaat menjelang pukul 19.00 pada Kamis malam waktu setempat, bocah itu sedang berada sendirian di dapur. Ia mulai berteriak ketika dapur di apartemen yang berada di 2363 Prospect Avenue New York City itu dipenuhi asap dan api.

Saat itu, sang ibu menarik bocah itu dan adiknya lari ke luar untuk menyelamatkan diri, dan membiarkan pintu apartemen terbuka. "Tangga apartemen mulai berubah menjadi seperti cerobong asap," kata Nigro, seperti dilansir Reuters.

Api dengan cepat menjalar ke lantai lebih tinggi di gedung bertingkat lima itu, karena tertiup udara yang masuk melalui jendela saat dibuka oleh para penghuni apartemen yang panik. "Orang-orang hanya mempunyai sedikit waktu untuk bereaksi. Mereka tidak bisa turun melalui tangga. Beberapa penghuni yang coba menuruni tangga lenyap," katanya.

Anak-anak berusia satu, dua hingga tujuh tahun meninggal dunia, demikian pula seorang anak laki-laki yang usianya belum diketahui. "Selain itu, empat pria dan empat perempuan kehilangan nyawa dalam musibah tersebut. "Anak-anak yang menjadi penyebab kebakran bukan merupakan kasus langka," kata Nigro.

Ia menyatakan, agar anak-anak jangan dibiarkan sendirian dan mereka yang keluar gedung apartemen karena kebakaran harus selalu menutup pintu. Pihak berwenang mengatakan, para petugas pemadam  kebakaran menyelamatkan 12 orang dari gedung itu, dan empat orang dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Petugas pemadam kebakaran yang menangani insiden itu berjumlah 160 orang. Kelompok pertama dari mereka tiba sekitar tiga menit setelah panggilan darurat diterima. Padahal, Kota New York tengah dilanda musim dingin yang menusuk, dengan suhu udara mencapai minus belasan derajat Celcius.

Berdasarkan catatan pemerintah kota, gedung nahas tersebut melakukan setidaknya enam pelanggaran aturan keselamatan gedung. Salah satu di antaranya, yakni rusaknya detektor asap di satu apartemen lantai satu.

Gedung yang terbakar tersebut berlokasi di daerah Belmont di Bronx. Sebuah kawaasn perumahan yang warganya bertetangga erat, yang dikenal sebagai "Little Italy" kawasan Bronx. Letaknya di dekat Fordham University dan Kebun Binatang Bronx. Kebakaran gedung apartemen itu merupakan yang paling banyak membawa korban dalam catatan di Kota New York sejak 1990. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,