Cabuli Anak di Bawah Umur WN Jepang Diringkus Polisi

Cabuli Anak di Bawah Umur WN Jepang Diringkus Polisi

Polisi ringkus WN Jepang terkait pencabulan anak di bawah umur. (foto - ilustrasi)

Jakarta - Seorang pria warga negara (WN) Jepang berinisal AA diringkus, diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Ia mencabuli NC (12 tahun) dan (JC), yang merupakan penjual tisu di kawasan Blok M Jakarta Selatan.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Mardiaz, kasus itu terungkap setelah polisi membekuk Mamih D beberapa waktu lalu. Ia merupakan mucikari yang terbiasa menjual anak di bawah umur kepada para warga negara asing yang tinggal di Indonesia.

"Terjadilah komunikasi antara tersangka (AA) dengan Mamih D, akhirnya disepakati Mamih D bisa menyediakan anak-anak di bawah umur. Akhirnya dibawa ke hotel, lalu dilakukan pencabulan oleh tersangka (AA) kepada korban," kata Mardiaz di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017).

Diketahui, para korban dijual oleh Mamih D seharga Rp 2 juta. Dari harga itu Mamih D mendapat komisi sebesar Rp 400.000. Mamih D merekrut anak-anak jalanan yang masih di bawah umur dengan cara mengiming-imingi sejumlah uang. Korban pun tertarik dan akhirnya bersedia dijual ke WNA sebagai PSK.

"Kebetulan Mamih D wilayah nongkrongnya di Blok M, sehingga sering ketemu dengan anak-anak di bawah umur itu. Dari pengakuannya, memang disampaikan akan digunakan oleh tersangka dengan iming-iming uang. Jadi karena uang akhirnya korban tertarik," katanya.

Disebutkan, AA berprofesi sebagai koki di salah satu restoran Jepang di Jakarta. Kepada penyidik, pelaku mengaku telah melakukan pencabulan kepada korban. "Dari keterangan tersangka, ia mengakui bahwa betul telah melakukan pencabulan terhadap korban," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,