Kemenag Mencabut Izin Biro Perjalanan Umrah Hannien Tour

Kemenag Mencabut Izin Biro Perjalanan Umrah Hannien Tour

Biro Perjalanan Umrah Hannien Tour dicabut izin operasionalnya. (foto - ist)

Jakarta - Kementerian Agama menjatuhkan sanksi administratif kepada PT Biro Perjalanan Wisata Al-Utsmaniyah (Hannien Tour). Sanksi tersebut berupa pencabutan izin operasional, sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU).

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M Arfi Hatim menyatakan pencabutan izin operasional tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 941 Tahun 2017, tentang Penjatuhan Sanksi Administratif Pencabutan Izin Penyelenggaraan PT. Biro Perjalanan Wisata Al-Utsmaniyah Tours Sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah.

Menurutnya, PT BPW Al-Utsmaniyah terbukti telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 65 huruf a Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2012, tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

"Sanksi atas pelanggaran penelantaran yang mengakibatkan gagal berangkat, adalah pencabutan izin penyelenggaraan sebagaimana diatur pada Pasal 69 PP 79 tahun 2012," kata Arfi di Jakarta, Minggu (31/12/2017).

Dengan sanksi itu, PT BPW Al-Utsmaniyah tak lagi memiliki hak untuk menjual paket umrah, menerima pendaftaran dan memberangkatkan jemaah umrah. "Sebaliknya, PT BPW Al-Utsmaniyah tetap berkewajiban mengembalikan seluruh biaya yang telah disetorkan jemaah, atau melimpahkan jemaahnya yang telah terdaftar kepada PPIU lain untuk diberangkatkan," katanya.

Kasus penelantaran jemaah umrah itu mulai terungkap pada April 2017, dengan adanya pengaduan masyarakat baik secara langsung kepada Kemenag maupun melalui media massa. Atas adanya laporan itu, Kemenag melakukan pemanggilan (klarifikasi) terhadap PT BPW Al-Utsmaniyah.

Kemenag melakukan mediasi antara PPIU dengan jemaah. Dalam mediasi PT BPW Al-Utsmaniyah menyatakan dua komitmen. Yakni akan memberangkatkan jemaah dan mengembalikan biaya (refund) kepada mereka yang ingin menarik kembali uangnya. 

Namun, dua hal itu hingga kini belum terlaksana. Sebagian jemaah bahkan telah melaporkan pimpinan PT BPW Al-Utsmaniyah kepada pihak kepolisian. Kemenag juga telah memberikan kesaksian kepada pihak kepolisian Resort Bogor.

PT BPW Al-Utsmaniyah Tour memperoleh izin penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah sejak tahun 2012. Bertindak sebagai Direktur Utama Farid Rosyidin, beralamat di Jalan Raya Jakara - Bogor Km 43 Ruko Cibinog Blok C.6 Lantai 1 Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong Bogor. 

PT BPW Al-Utsmaniyah Tour juga memiliki beberapa cabang, yakni di City Mall, Solo Paragon Mall, Asia Plaza Tasikmalaya, Living World Alam Sutera, Festival City Link Bandung, Trans Studio Makassar, Grand City Surabaya dan SKA Mall. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,