Bahu Jalan Dago Giri Longsor Arus Kendaraanpun Dialihkan

Bahu Jalan Dago Giri Longsor Arus Kendaraanpun Dialihkan

Longsor di bahu Jalan Dago Giri membahayakan para pengendara yang melintas. (foto - tribunjabar)

Bandung - Bahu jalan di kawasan Ir. H Juanda Atas (Dago Giri) mengalami longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah itu, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 16.00 WIB. Longsor di Jalan Jajaway Kampung Cirapuhan Kota Bandung itu tak hanya di bahu jalan, tapi jalan pun mengalami keretakan.
 
Akibat longsor tersebut warga mengarahkan para pengendara ke jalur alternatif di pertigaan Kampung Cirapuhan. Pasalnya, lokasi longsoran yang berada di tikungan jalan dianggap berbahaya untuk dilalui. Kendaraan yang akan melewati jalan longsor, diarahkan ke kawasan permukiman di Kampung Cirapuhan dan keluar dekat Terminal Dago.
 
"Jalan dialihkan ke Kampung Cirapuhan Dago Atas kemudian tembus ke Terminal Dago. Pengalihan jalan selain karena membahayakan, juga beban jalan tidak terlalu berat juga untuk mencegah terjadinya longsor susulan," sebut sejumlah warga sekitar.
 
Menurutnya, rencananya sejumlah warga akan membantu mengatur lalu lintas hingga pagi nanti. Dikhawatirkan, kalau tidak membantu mengalihkan akan ada mobil melewati, kemudian jadi dua arah lewat bersamaan dan itu berbahaya.
 
Akibat longsor itu, puluhan orang turut memandu pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif. "Kami sudah dari jam lima sore membantu mengatur mobil dan motor yang lewat, mengarahkan ke jalan ini," katanya. Sejauh ini, ia bersyukur para pengguna jalan menyambut positif, dan mereka pun tampak mengerti akan bahaya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,