Ada Penanganan Longsor, Jalan di Kawasan Dago Giri Macet

Ada Penanganan Longsor, Jalan di Kawasan Dago Giri Macet

Kemacetan parah yang terjadi di kawasan Jalan Dago Giri. (foto - @Novitalicious)

Bandung - Arus lalin di sekitar lokasi longsor yang  menerjang bahu Jalan Ir. H Djuanda Atas (Dago Giri)  tepatnya di Kampung Cirapuhan Kota Bandung mengalami macet parah. Hal itu berkaitan dengan adanya penanganan longsor yang dilakukan petugas Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Senin (1/1/2018).

Puluhan petugas tampak tengah mengerjakan perbaikan di bagian bahu jalan yang terkena longsor. Akibat kemacetan yang terjadi di jalan menuju Dago Giri, petugas pun terpaksa menerapkan pengaturan jalan satu arah menjelang lokasi.

Berdasarkan keterangan staf pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Asep Suryana menyatakan perbaikan di wilayah akibat longsor tersebut dimulai sejak pagi tadi. "Kirmirnya (tembok penahan tanah) yang diperbaiki karena jebol. Pinggiran jalan itu digali dan ditimbun tanah yang ditopang dengan besi," katanya.

Menurutnya, bahan-bahan yang digunakan untuk memperbaiki bagian bahu jalan yang ambles karena longsor tersebut antara lain, besi, pasir beton, batu setengah, semen, batu fondasi dan kayu. Bagian yang ambles akan ditimbun terlebih dahulu dan diratakan.

Diakui, petugas menghadapi kendala ketika memperbaiki bagian yang rusak di ruas jalan yang terkena longsor tersebut, utamanya padatnya arus kendaraan yang melewati kawasan itu. "Padatnya kendaraan yang lewat mengganggu pengerjaan," kata Asep.

Diharapkan, untuk ke depannya pengerjaan galian tanah dan penutupan tanah yang amblas harus dicor. Sebab, jika fondasi penutup galian tidak dicor, maka pinggiran jalan dapat terkikis dan bisa menyebabkan longsor kembali. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,