Wagub Bali Buka Pura Besakih Meski Masuk Zona Bahaya

Wagub Bali Buka Pura Besakih Meski Masuk Zona Bahaya

Pura Besakih.

Karangasem - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengintruksikan, Pura Besakih kembali dibuka kembali pada 27 Desember 2017 lalu. Padahal, Kepala Badan Geologi Rudi Suhendar menyatakan, Pura Besakih masuk dalam zona merah dan wisatawan dilarang beraktivitas di daerah itu.

Menurut Rudi, seperti yang dikatakan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi radius bahaya itu berada di 8 hingga 10 km sektoral dari puncak Gunung Agung. "Kalau dari kami daerah itu (Pura Besakih) bahaya. Karena bisa sewaktu-waktu ada erupsi," katanya di Karangasem, Selasa (2/1/2018).

Ia mengaku, sampai saat ini terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah. "Kalau terjadi sesuatu atau apa-apa ada risiko kami langsung cepat memberitahukan," katanya.

Disebutkan, pihaknya tidak tahu peristiwa itu akan terjadi kapan. Namun, yang jelas sesuai model simulasi bahwa jika ada 50 juta kubik yang turun masuk daerah merah. "Di sini kami sudah memberitahukan kepada pemerintah daerah yang melakukan pengawasan," bebernya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho juga menyatakan, Pura Besakih masuk zona merah berada di radius 7 km dari Gunung Agung. Sementara untuk galian C saat ini pun masih ada yang beroperasi, padahal berada di zona merah. (Jr.)**

.

Categories:Wisata,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait