Karyawati Bank Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Thamrin City

Karyawati Bank Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Thamrin City

Lokasi jatuhnya Meritha Vridawatitewas di Apartemen Thamrin City Tanah Abang Jakarta Pusat. (foto - ist)

Jakarta - Seorang perempuan tewas seketika setelah terjatuh dari lantai 8 Apartemen Thamrin City kawasan Tanah Abang Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018). Perempuan itu diketahui Meritha Vridawati (26), salah seorang karyawati bank.

"Warga sekitar pun mendengar suaranya saat jatuh, setelah itu masuk ke got," kata Kotiah, penjaga warung di depan Apartemen Thamrin City. Warga yang mendengar teriakan itu langsung mendatangi lokasi terjatuhnya Meritha. Namun tidak ada warga yang berani mendekat karena takut.

"Tukang Gojek, penjaga warung semua datang ke sana, kan itu ada pembatas tembok. Jadi sulit untuk bisa masuk ke sana, sehingga mereka pada memanjat ke atas. Kalau saya di warung saja, nggak berani lihat ke sana," katanya.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono menyatakan, Meritha Vridawati diduga melompat dari lantai 8 area parkir mobil di Apartemen Thamrin City. Karyawati salah satu bank tersebut tewas seketika dan masuk ke saluran air.

Salah seorang petugas keamanan di Apartemen Thamrin City, Ashar menduga Meritha masuk melalui lift penghubung antara mall dan apartemen. Keluar dari lift, ia kemudian mengambil jalan ke kanan dan masuk ke area parkir.

"Kalau di lantai 10 kan harus ada akses. Lantai 10 itu khusus apartemen, sehingga harus ada akses. Dari pernyataan teman-teman memang di lantai 8," kata Ashar.

Setelah memasuki kawasan parkir, Meritha diduga menuju arah depan gedung Thamrin City. Dari situ, tampak teras kecil dengan lebar sekitar satu meter dan sebuah pagar pembatas setinggi satu meter. Satpam menduga, Meritha melewati pagar pembatas dan lompat dari teras parkir dari lantai 8.

"Kalau mau terjun kan harus ke sana dulu, baru naik dan lompat," tambahnya. Namun demikian, sejauh ini di lantai 8 tidak ada garis polisi untuk memberi tanda lokasi kejadian. Di teras itu terdapat sebuah benda yang mirip antena.

Petugas keamanan lainnya mengatakan, area itu dilengkapi kamera CCTV. Namun CCTV tidak mengarah ke lokasi diduga Meritha melompat. "Saya kurang tahu pasti posisinya, tapi memang sempat ada beberapa polisi yang ke atas," kata petugas.

Saat ini jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit  Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum. namun demikian, sejauh ini, polisi belum mengetahui motif perbuatan nekat Meritha. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,