Ledakan Guncang Stasiun Gardu Varby di Huddinge Swedia

Ledakan Guncang Stasiun Gardu Varby di Huddinge Swedia

Ledakan mengguncang Stasiun Gardu Varby di Huddinge di pinggiran selatan Ibukota Swedia Stockholm.(foto - Reuters)

Stockholm - Sebuah ledakan mengguncang area Stasiun Gardu Varby di Huddinge yang berada  pinggiran selatan Ibukota Swedia Stockholm. Namun, polisi menyatakan kejadian itu diduga tidak terkait dengan aksi teror.
 
Sedikitnya, satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya terluka. Diketahui, korban tewas merupakan pria berusia sekitar 60 tahun, sedangkan korban luka adalah perempuan berusia 45 tahun.
 
Seperti dilansir AFP, Senin (8/1/2018) pria tersebut tewas setelah mengambil sebuah benda mencurigakan yang kemudian meledak. Meski sempat dirawat di rumah sakit, nyawa pria yang tak disebutkan namanya itu tdak terselamatkan.
 
"Korban meninggal di rumah sakit. Ia sebelumnya mengambil sebuah benda dari tanah yang langsung meledak," kata juru bicara polisi, Sven-Erik Olsson. Sementara korban lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan di bagian wajah yang tidak mengancam nyawa.
 
Sementara itu, surat kabar Expressen dan Aftonbladet melaporkan, benda yang meledak itu merupakan granat tangan. Namun demikian, pihak kepolisian belum mengonfirmasi hal itu dan menyatakan, masih perlu dilakukan penyelidikan.
 
"Terlalu dini untuk mengatakannya (granat tangan). Teknisi saat ini masih memeriksa benda itu. Tidak ada indikasi kedua korban telah menjadi target sasaran," tegas Olsson. Insiden itu diketahui sempat membuat warga panik dan khawatir terjadinya aksi teror dari geng penjahat.
 
"Kami pernah mengalami insiden di tahun 1990-an dan awal 2000-an. Ada insiden kekerasan dari sejumlah kelompok jahat saat itu. Saya terkejut dengan ledakan ini, karena saya pikir kelompok itu telah hilang," sebut seorang warga bernama Milorad Jencic.
 
Diketahui, Swedia menjadi negara Eropa yang memiliki banyak kelompok penjahat. Mereka dikenal menggunakan granat tangan yang merupakan peninggalan senjata dari Yugoslavia. Pada Agustus 2016, anak laki-laki berusia 8 tahun terbunuh oleh sebuah granat yang dilemparkan ke sebuah flat di daerah pekerja di Gothenburg. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,