Tenggak 15 Saset Obat Batuk Warga Purwakarta Itu Tewas

Tenggak 15 Saset Obat Batuk Warga Purwakarta Itu Tewas

Salah seorang korban dalam kondisi kritis dirawat di RS Bhakti Husada Purwakarta. (foto - ist)

Purwakarta - Seorang warga Kabupaten Purwakarta meninggal dunia setelah menenggak obat batuk cair jenis Komix saset. Sedangkan dua orang lainnya dalam kondisi kritis yang diawat di RS Bhakti Husada Purwakarta. Korban meninggal dunia atas nama Abdul Rokhim (24), warga Cipinang Kecamatan Cibatu Purwakarta.
 
Sementara dua korban kritis, yakni Fahri (15) warga Kampung Krajan Desa Cipinang Kecamatan Cibatu serta Unus (24) warga Kampung Cibendasari Cibatu. Kasat Reskrim Polres Purwakarts AKP Agtha Bhuwana mengatakan, peristiwa itu terjadi Senin malam dengan korban meninggal dunia terjadi pada dinihari tadi, setelah menjalani perawatan di RS Bhakti Husada yang sebelumnya ketiga korban itu dirujuk dari klinik Rafina.
 
Pihaknya telah menyita barang bukti dari lokasi kejadian, antara lain sisa obat batuk Komix dengan kemasan saset. "Selain masih melakukan pendalaman atas kasus itu, kami juga menunggu hasil uji laboratorium sampel obat batuk Komix yang diuji di Puslabfor Mabes Polri," kata Agtha, Selasa (9/1/2018).
 
Sebelumnya, Senin malam ketiga korban itu telah mengonsumsi obat batuk Komix secara berlebihan. Pada obat batuk itu terdapat kandungan epidrin, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan akan mengakibatkan fly. Berdasar pemeriksaan sejumlah saksi menurut Aghta, awalnya lima pemuda oti telah membeli obat batuk Komix lebih dari 30 saset dari sebuah toko di kawasan Cipeundeuy.
 
Kelima orang tersebut langsung menuju perkebunan karet yang ada di Desa Cipancur Cibatu Purwakarta. Di sebuah gubuk tiga korban meminum obat batuk tersebut, dan dua lainnya hanya menyaksikan mereka. Korban meninggal dunia telah mengonsumsi lebih dari 10 saset, sedangkan dua korban kritis hanya meminum sekitar 7 saset.
 
Sesaat setelah meminum obat itu ketiganya langsung pingsan tak sadarkan diri dan dibawa ke Klinik Rafina, karena kondisinya kritis dirujuk kemudian ke RS Bhakti Husada. Namun, nahas satu korban tidak tertolong, setelah menjalani perawatan akhirnya meninggal dunia.
 
Aghta menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut selain memeriksa sejumlah saksi dan memeriksa penjual obat batuk Komix, juga menunggu hasil uji sampel obat batuk Komix yang tengah di uji dipuslabfor Mabes Polri. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,