7 Angkot Antar Nurul Arifin - Ruly Daftar ke KPU Bandung

7 Angkot Antar Nurul Arifin - Ruly Daftar ke KPU Bandung

Pasangan calon Nurul Arifin - Chairul Yaqin Hidayat (Ruly) resmi mendaftar Pilwalkot 2018 ke KPU Kota Bandung Rabu 10 Januari 2018. (foto - ist)

Bandung - Bakal pasangan calon Nurul Arifin - Chairul Yaqin Hidayat (Ruly) resmi mendaftar Pilwalkot 2018 ke KPU Kota Bandung, Rabu (10/1/2018). Dengan menumpangi tujuh angkot, pasangan yang mengusung jargon "Bandung Geulis Bandung Harmonis" itu tiba di Kantor KPU Kota Bandung sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kami menggunakan tujuh unit angkot sesuai tujuh program unggulan," kata Nurul, sebelum memasuki Aula Kantor KPU Kota Bandung. Keduanya disambut tarian tradisional dan dikalungi bunga oleh komisioner KPU Kota Bandung, sebagai standar penyambutan bakal pasangan calon yang mendaftar. 

Tampak Ketua DPC Partai Golkar Kota Bandung Deden Y Hidayat, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan, Ketua DPC PKB Kota Bandung Erwin Apandi. Pimpinan partai tingkat kota itu wajib hadir untuk menandatangani syarat ketetapan rekomendasi dukungan partai politik bagi bakal pasangan calon. 

Setelah mendaftarkan diri, keduanya menjalani konferensi pers di halaman kantor KPU Kota Bandung. Nurul berharap, semoga kampanye yang akan berlangsung pada Februari akan berjalan dengan damai, harmonis dan tetap menjaga prinsip demokrasi. Yakni menggunakan sistem geber, artinya langsung umum bebas dan rahasia tapi tetap menjaga nilai kedamaian.

"Saya pribadi berharap ke depannya tidak ada black campaign yang saling menjatuhkan, yang bisa mengkotak-kotak warga Bandung. Semoga kita bisa menjalani pilkada ini dengan sebaik-baiknya, dan pilkada Kota Bandung bisa dimenangkan oleh calon yang betul-betul dikehendaki oleh rakyat," katanya.

Menurutnya, semua pihak dapat menjaga nilai-nilai kedamaian pada warga Bandung, terutama membangun sportivitas dalam rangka memenangkan Pilwalkot Bandung 2018. Dalam pertarungan pilkada Kota Bandung pihaknya akan mengsinergikan relawan partai dam nonpartai. Terlebih dengan dukungan partai pengusung, pihaknya telah memiliki modal sekitar 300 ribu suara.

Dengan demikian, pasangan yang diusung oleh partai Golkar, Demokrat, PKB dan PAN itu tinggal mengembangkan ke pemilih dari kalangan lain. Terutama kaum milenial yang memiliki potensi dan jumlah yang cukup besar di Kota Bandung. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:,