Ketua Yayasan Ponpes Wilayah Pacet Cabuli Santrinya

Ketua Yayasan Ponpes Wilayah Pacet Cabuli Santrinya

Ketua Yayasan Ponpes di wilayah Pacet diamankan di Mapolres Kabupaten Bandung. (foto - ist)

Bandung - Seorang Ketua yayasan pesantren di Kampung Maruyung Kidul Desa Maruyung Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung tega mencabuli salah seorang santrinya. Tersangka AL (41) berdalih khilaf, mengaku telah melakukan perbuatan cabulnya sebanyak 5 kali.
 
Menurut Kapolres Bandung AKBP M Nazly Harahap melalui KBO Reskrim Polres Bandung IPTU Fitran R, kasus tersebut terungkap setelah pacar korban melaporkan kepada polisi, setelah korban mengaku dicabuli oleh tersangka AL.
 
"Pelaku kebetulan merupakan salah satu ketua yayasan salah satu pondok pesantren di wilayah Pacet. Korban merupakan salah satu santrinya, dan saat ini baru satu orang yang melapor," kata Nazly di Mapolres Kabupaten Bandung, Kamis (11/1/2018).
 
Disebutkan, modus oprandi yang dilakukan tersangka AL, yaitu dengan cara memanggil korban ke ruangan kantor putri yang dijadikan tempat istirahat oleh pelaku. Pelaku kemudian menyuruh korban membersihkan ruangan tersebut.
 
"Dengan alasan pengobatan batin pelaku mulai meraba-raba bagian tubuh korban, mulai dari payudara, paha hingga hubungan badan," katanya. Pihak Satreskrim Polres Bandung telah mengamankan sejumlah barang bukti dari korban WA (17), berupa 1 buah kerudung warna coklat, 1 buah kaos lengan panjang dan dan sebuah rok seragam pramuka.
 
"Pelaku dikenakan Pasal 81 dan atau 82 Nomor 17 tahun 2016 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun," tegasnya. Polisi masih akan mengembangkan kasus pencabulan itu, karena diduga masih ada sejumlah santri lainnya yang menjadi korban pencabulan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,