35 Anak SD Pelita Bandung Keracunan Jajanan Sekolah

35 Anak SD Pelita Bandung Keracunan Jajanan Sekolah

SD Pelita di Jalan Rajamantri Kidul Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Sedikitnya 35 anak Sekolah Dasar (SD) Pelita yang berada di Jalan Rajamantri Kidul Kota Bandung, diduga mengalami keracunan jajanan sekolah. Dua anak harus dilakukan perawatan di rumah sakit, Kamis (11/1/2018).

"Benar ada siswa yang diduga keracunan makanan, jumlahnya ada 35 anak," sebut Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo. Berdasarkan keterangan para korban, peristiwa keracunan itu berawal dari mereka mengkonsumsi jajanan sekolah.

Mereka memakan jajanan berupa kue cubit dan bakso goreng (basreng). "Setelah makan, tiba-tiba mereka mengalami muntah-muntah," katanya. Ke-35 anak SD itu jadi korban. Sebanyak 33 di antaranya sakit, namun mendapat perawatan di rumah.

Sementara dua orang lainnya terpaksa harus dirawat di rumah sakit. "Dua orang masuk Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung," katanya. Diduga, para siswa itu jajan di luar area sekolah. Sebab, selain kantin sekolah, di luar sekolah juga terdapat beberapa penjual makanan, termasuk jajanan yang diduga mengakibatkan puluhan siswa keracunan.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah meminta keterangan para penjual makanan, termasuk pedagang kue cubit dan basreng. Polisi masih menyelidiki penyebab anak-anak itu keracunan. "Kita tengah menyelidiki dan dalami masalah tersebut," tegas Hendro.

Untuk itu, katanya polisi sudah menyebar untuk memeriksa para pedagang yang berjualan di sekitar sekolah itu. Namun hingga kini polisi belum dapat memastikan penyebab pasti peristiwa keracunan. "Sejauh ini belum ada kesimpulan penyebab pastinya," katanya.

Hendro mengingatkan, para pedagang agar memprioritaskan kualitas bahan makanannya. Selain itu, polisi mengimbau para guru mengawasi produk makanan yang dijual di area sekolah. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,