Dokter Bimanesh Ditahan KPK Terjerat Kasus Setnov Hilang

Dokter Bimanesh Ditahan KPK Terjerat Kasus Setnov Hilang

Dokter Bimanesh resmi ditahan KPK. (foto - ant)

Jakarta - Komisi  Pemberantasan  Korupsi  resmi menahan  dokter RS Medika  Permata Hijau,  Bimanesh Sutarjo.  Bimanesh pun telah mengenakan rompi tahanan KPK setelah diperiksa penyidik KPK selama sekitar 13 jam.

Bimanesh ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya,Guntur Jakarta Selatan.‎ Ia ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan guna proses penyidikan. "Bimanesh ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama," sebut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (12/1/2017) malam.

Sejauh ini, Bimanesh rampung menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka hingga sekitar pukul 22.40 WIB. Namun, sayangnya ia enggan angkat bicara terkait penahanannya. Ia tampak h‎anya menundukkan kepala dengan raut wajah datar saat keluar dari Gedung KPK.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam tersebut tidak menggubris sama sekali pertanyaan sejumlah awak media, ketika berjalan menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke ruang tahanan.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan pengacara Fredrich Yunadi dan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan tersangka terkait dugaan menghalangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP dengan tersangka Setnov.

Diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Setnov, pada saat mantan Ketua DPR RI itu menjadi buronan KPK atas kasus dugaan kasus korupsi e-KTP yang menjeratnya.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimaesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,