Otoritas Cina Temukan Dua Jasad di Kapal Tanker Terbakar

Otoritas Cina Temukan Dua Jasad di Kapal Tanker Terbakar

Hingga sekitar sepekan kapal tanker asal Iran yang bertabrakan dengan kapal Hongkong masih terbakar. (foto - Associated Press)

Beijing - Tim penyelamat dari Cina berhasil menemukan dua jasad di kapal tanker asal Iran yang terbakar.  Kapal Sanchi itu terbakar setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut gandum milik Hongkong, Crystal CF. Sepekan berlalu pasca-tabrakan, api masih belum padam.
 
Dilansir Reuters, Sabtu (13/1/2018) operasi penemuan dua jasad berlangsung dramatis. Empat anggota tim penyelamat terjun langsung ke badan kapal Sanchi, dengan dilengkapi masker respirator (alat yang dirancang untuk melindungi pemakainya dari menghirup sesuatu yang dapat membahayakan kesehatan).
 
Kedua mayat itu ditemukan di geladak kapal yang kemudian dikirim ke Shanghai guna keperluan identifikasi. Tabrakan antar-dua kapal itu telah menyebabkan 32 orang yang terdiri atas 30 warga Iran dan dua warga Bangladesh menghilang.
 
Sejauh ini, baru tiga orang yang ditemukan yang kesemuanya dalam kondisi tidak bernyawa. Otoritas berwenang hingga kini masih terus melakukan operasi pencarian. Namun, upaya mereka kerap terhambat cuaca buruk, seperti angin kencang dan suhu panas.
 
Diketahui, badan kapal Sanchi memiliki suhu mencapai 89 derajat Celcius akibat api yang terus berkobar. Selain mencari para korban, para petugas juga berhasil menemukan perekam data pelayaran atau kotak hitam, setengah jam sebelum mereka meninggalkan kapal. Pencarian itu pun terpaksa dihentikan karena angin yang terus membesar dan memebawa asap tebal beracun.
 
Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan (Korsel) sebelumnya menyatakan, kapal Sanchi kemungkinan bisa terbakar selama satu bulan lamanya. Penanganan musibah kapal Sanchi sendiri tak hanya melibatkan Pemerintah Cina, tapi juga tetangganya Korsel.
 
Kapal tanker Sanchi diketahui mengangkut 136 ribu ton minyak dari Iran ke Korea Selatan (Korsel), saat bertabrakan dengan kapal Crystal CF di mulut Delta Sungai Yangtze Cina. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,