Gunung Mayon Erupsi, Warga Dievakuasi pada Radius 6 Km

Gunung Mayon Erupsi, Warga Dievakuasi pada Radius 6 Km

Gunung Mayon salah satu gunung berapi aktif di Filipina mengeluarkan abu vulkanik. (foto - Time)

Manila - Gunung Mayon yang merupakan salah satu gunung berapi aktif di Filipina mengeluarkan abu vulkanik. Hal itu mendorong pemerintah Filipina mengevakuasi masyarakat desa, utamanya mereka yang paling dekat dengan gunung tersebut.

Sejauh ini, Istitusi Vulcanologi dan Seismology Philipina (Phivolcs) tengah memonitor aktivitas Gunung Mayon, yang berada di Provinsi Albay Filipina. Gunung tersebut terakhir erupsi pada tahun 2014. Ledakan paling kuat Gunung Mayon terjadi pada Februari 1841, di mana sebanyak 1.200 orang dilaporkan meninggal dunia.

Dilansir Reuterspemerintah Filipina telah melarang masyarakat berada dalam radius enam kilometer dari puncak Gunung Mayon. "Zona bahaya tersebut sifatnya permanen," demikian keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Phivolcs, Sabtu (13/1/2018).

Namun demikian, tidak jelas berapa jumlah orang yang harus dievakuasi. Mereka yang berada dalam kemiringan gunung berapi tapi di luar zona bahaya, juga diminta untuk melakukan tindakan pencegahan. Khususnya terhadap kemungkinan keruntuhan atap akibat akumulasi abu dan air hujan.

"Perilaku yang tidak normal yang ditunjukkan dari gunung berapi tersebut mulai terjadi sejak akhir tahun lalu," sebut kepala Phivolcs, Renato Solidum. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,