Perempuan Kamboja Diperkosa Orang di Malam Pengantin

Perempuan Kamboja Diperkosa Orang di Malam Pengantin

Chhoen Chanseng (18) pelaku pemerkosa pengantin perempuan di Kamboja. (foto - AsiaWire)

Phnom Penh - Mengerikan nasib seorang pengantin wanita Kamboja di malam pertama pengantinnya. Bukannya menghabiskan malam yang indah bersama sang suami, namun perempuan malang itu justru "tidur" dengan orang lain.

Insiden itu berawal saat perempuan muda berusia 18 tahun itu menanti kedatangan suaminya di dalam kamar pengantin mereka. Seseorang pun datang dan mulai mengajak korban yang tak disebutkan namanya itu untuk berhubungan badan.

Lampu kamar saat itu sudah dalam kondisi mati dan si perempuan percaya, ia tengah berhubungan intim dengan suaminya. Bahkan, mereka tidur bersama semalaman hingga ketika matahari terbit, si pengantin baru itu mendapati kejutan yang pahit.

Saat istri baru itu bangun dan menyadari ada pria yang berbeda dengan suaminya, ia langsung menjerit dengan sangat keras hingga mengundang perhatian orang. Tak membutuhkan waktu lama, pria yang telah memperkosa perempuan itu pun langsung diringkus dan diserahkan ke kantor polisi.

Seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (20/1/2018) tersangka pemerkosaan diketahui bernama Chhoen Chanseng. Sementara sang suami sah ternyata tak pernah memasuki kamar istrinya karena tertidur di atas meja, akibat terlalu banyak minum alkohol di lokasi pesta dilangsungkan di Desa Chhkues Provinsi Prey Veng Kamboja selatan.

Insiden itu pun berbuntut kepahitan bagi pihak perempuan. Tak hanya mengalami pemerkosaan, keluarga suami sahnya juga menuntut agar pernikahan dibatalkan. Selain itu, pihak pengantin pria meminta uang pesta dan mas kawin yang telah diberikan untuk dikembalikan.

Kepada polisi, Chanseng melakukan hal itu karena melibat ada kesempatan untuk melancarkan aksinya saat melihat sang suami sah pingsan. Chanseng mengaku telah lama mencintai sang mempelai perempuan, yang merupakan tetangga rumahnya. Saat pesta pernikahan berlangsung, pelaku telah mengamati gerak-gerik pengantin perempuan setiap saat.

Ia menyatakan, kondisi keluarganya yang miskin membuat Chanseng tak berani untuk melamar perempuan yang menjadi pujaan hatinya itu. Pelaku sendiri masih memberikan keterangan berbeda kepada polisi. Ia sempat mengaku telah melakukan aksi pemerkosaan sebelumnya, namun tak lama kemudian Chanseng menarik ucapannya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,