Cemarkan Citarum, 3 Perusahaan Pencucian Tekstil Disegel

Cemarkan Citarum, 3 Perusahaan Pencucian Tekstil Disegel

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto memperlihatkan barang bukti tiga pelaku usaha pencucian (laundry) yang mencemari Sungai Citarum. (foto - ist)

Bandung - Polda Jawa Barat  mendapati dugaan tindak  pidana dari 3 pelaku usaha pengolahan limbah yang dihasilkan dan melakukan dumping limbah B3 ke media tanpa izin. Ketiga pelaku usaha di bidang pencucian tekstil (laundry) itu, diketahui tanpa memiliki izin.
 
Ketiga perusahaan itu, yakni Xpresss Laundry, Ciharuman Laundry dan Elvito Washing. Menurut Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dalam kegiatan usahanya ketiga bidang usaha pencucian itu menghasilkan limbah cair dan limbah padat, berupa sludge dari sisa endapan yang ada di bak penampungan.
 
Limbah padat itu sendiri dibuang ke lingkungan di masing-masing lokasi perusahaan washing. "Limbah cair sisa washing yang dihasilkan dialirkan tanpa proses pengolahan, dan langsung dibuang ke sungai anak Citarum yang nantinya bermuara ke Sungai Citarum," kata Agung, Senin (22/1/2018).
 
Disebutkan, limbah yang dibuang ketiga pelaku usaha pencucian tersebut, antara lain sabun cair, bahan kimia OBA, ABS, silikon, sodium sulfat dan softener, kausik, PK, bio wash dan pewarna.
 
"Dalam sehari masing-masing perusahaan tersebut melakukan kegiatan washing pakaian jadi, yang dikirim dari konveksi dengan rata-rata 200 hingga 500 potong pakaian," katanya.
 
Tindakan yang dilakukan polisi yakni melakukan pemeriksaan saksi, mengambil sampel limbah cair dan padat serta melakukan penyegelan dengan memasang police line di lokasi perusahaan tersebut.
 
Sejumlah bahan kimia untuk pencucian pun diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti. "Kita belum melakukan penahanan, karena kita masih menunggu hasil dari lab," tegas Sgung. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,