Gempa Banten, Satu Rumah di Kawasan Puncak Ambruk

Gempa Banten, Satu Rumah di Kawasan Puncak Ambruk

Rumah di Kampung Tarikolot Desa Kuta Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor rusak berat akibat gempa Banten. (foto - ist)

Bogor - Gempa bumi berkekuatan 6,1 pada skala Richter (SR) tak hanya merusakkan sejumlah warga di wilayah Banten. Namun sebuah rumah yang berada di Kampung Tarikolot Desa Kuta Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor pun rusak berat.

Berdasarkan keterangan Ketua RT 01/04 Tarikolot, Beni rumah dua lantai itu hancur dan tersisa hanya dinding depan setelah diguncang gempa yang berpusat di Lebak Banten. Akibatnya, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. "Kerugian ratusan juta, karena tidak ada barang yang bisa diselamatkan," sebut Beni, Selasa (23/1/2018).

Menurutnya, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu karena dua orang penghuni rumah sempat berlari keluar saat gempa.

Sejauh ini, pihak aparat desa setempat dibantu oleh petugas Satpol PP, Babinkamtibmas dan warga sekitar bergotong-royong membersihkan puing bangunan rumah yang hancur itu. "Di rumah itu ada dua orang, keduanya selamat karena mereka keburu keluar saat gempa," tegasnya.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 6,1 pada skala Richter sempat mengguncang wilayah Jakarta dan sekitarnya. Gempa tersebut diketahui berpusat di Lebak Banten dengan kedalaman 10 kilometer.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun demikian, kerasnya guncangan gempa sempat membuat masyarakat di Jakarta, Bogor dan sekitarnya panik. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,