Gempa Susulan Terjadi 20 Kali Pasca-Gempa 6,1 SR Banten

Gempa Susulan Terjadi 20 Kali Pasca-Gempa 6,1 SR Banten

Kepanikan para pegawai di kantor Pemda Kabupaten Bekasi berhamburan keluar ruangan. (foto - ist)

Jakarta - Sampai sejauh ini tercatat terjadi 20 kali gempa susulan, setelah diguncang gempa 6,1 pada skala Richter (SR) di wilayah Lebak Banten. Namun demikian, kekuatan gempa susulan tersebut melemah.

"Sebanyak 20 Kali gempa susulan dan masih berpotensi terjadi, meski kekuatannya melemah," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, Selasa (23/1/2018).

Seperti diketahui, gempa 6,1 SR mengguncang Banten dan sekitarnya, termasuk Jakarta hingga Bantul Yogyakarta, sekitar pukul 13.34 WIB. BMKG memastikan, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Kekuatan guncangan gempa berbeda yakni skala kuat di Jakarta, Tangerang Selatan dan Bogor. Sedangkan kekuatan skala menengah dirasakan di Lampung hingga Bantul.

Menurutnya, dampak gempa bumi tersebut digambarkan oleh peta tingkat guncangan, menunjukkan dampak guncangan dirakan di Jakarta, Tangerang Selatan dan Bogor, tingkat guncangannya relatif tinggi dengan skala MMI (Modified Mercally Intensity) IV-V kategori tinggi.

Gempa berpusat di dasar lautan Samudera Hindia, yakni sekitar 80 km arah barat daya dari Banten di dasar lautan. Kedalamannya 61 km atau berkategori kedalaman menengah. Ini menyebabkan sebaran zona yang dirasakan jadi lebih luas.

"Untuk Bandung dan Lampung tingkat guncangannya berada pada skala III yakni melemah. Namun, gempa juga dirasakan di wilayah Bantul Yogyakarta dengan skala MMI II yaitu lemah," sebutnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,