Banjir di Paris Semakin Parah 1.500 Warga Telah Dievakuasi

Banjir di Paris Semakin Parah 1.500 Warga Telah Dievakuasi

Banjir di Kota Paris semakin meluas ke sejumlah wilayah. (foto - Reuters)

Paris - Sedikitnya 1.500 warga yang tinggal di Ile de France di sekitar Sungai Seine dievakuasi, menyusul meningkatnya potensi banjir bandang setelah sungai itu meluap. "Air pun perlu waktu lama untuk surut," sebut Kepala Kepolisian Paris, Michel Delpuech.
 
Dilansir RTE, Senin (29/1/2018) penduduk di Kota Paris Perancis telah diperingatkan mengenai ancaman banjir. Hal itu setelah air di Sungai Seine terus meluap yang dipicu oleh curah hujan tinggi. Luapan air dari Sungai Seine telah merendam jalan, dan menyebabkan gangguan pada sejumlah jaringan transportasi kota.
 
Hingga pekan lalu air di Sungai Seine telah mencapai ketinggian sekitar 5 meter, 4 meter lebih tinggi dari ketinggian normal. Diperkirakan, air di sungai akan mencapai ketinggian sekitar 6 meter pada Sabtu akhir pekan nanti. Jika curah hujan masih tinggi beberapa hari ke depan, luapan air mungkin akan meluas ke kawasan Paris lainnya.
 
Sejauh ini, Museum Louvre di Paris masih ditutup untuk sementara. Beberapa karya seni di museum itu pun telah diamankan ke tempat yang lebih tinggi. Jalan dan terowongan dermaga juga telah ditutup. Semua lalu lintas sungai, termasuk kapal pesiar dan taksi air, dihentikan karena kapal tidak dapat melewati kolong jembatan.
 
Warga Paris yang tinggal di perahu telah disarankan untuk pindah. Sementara sistem transportasi darat seperti kereta commuter line bawah tanah, mengalami gangguan dalam beroperasi akibat luapan air. Kepala Polisi Paris, Michel Delpuech mengimbau agar seluruh orang berhati-hati saat melintas di dekat sungai.
 
Otoritas kota juga diperingatkan akan terjadinya peningkatan penampakan tikus got di jalan atau tempat publik lain di Paris, karena bertambahnya volume air di gorong-gorong kota memaksa hewan pengerat itu mencari dataran yang lebih tinggi dan kering. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,