Ditembak Mati, Begal Sadis di Karawang Berusaha Tebas Polisi

Ditembak Mati, Begal Sadis di Karawang Berusaha Tebas Polisi

Barang bukti golok pelaku begal sadis, AP (32) alias Dugul. (foto - sindonews)

Karawang - Pentolan kelompok begal asal Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, AP alias Dugul ditembak mati polisi. Petugas terpaksa menembak pria itu karena melawan saat proses penyergapan. Pelaku berusaha melukai polisi dengan menggunakan golok.

"Ketika ditangkap, pelaku berusaha menebaskan golok ke arah petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan," sebut Kapolsek Karawang Kota Kompol Iwan Ridwan Saleh di ruang jenazah RSUD Karawang, Selasa (30/1/2018) malam.

Menurutnya, pihaknya sudah mengincar Dugul dan komplotannya sejak 2017 lalu. Selain dikenal sadis, komplotan begal itu juga dikenal pandai menyulap motor curian hingga terlihat bagus saat dijual. "Semua motor hasil curian dijual secara online," katanya.

Sejauh ini, polisi masih memburu lima anggota kelompok begal lainnya asal Majalaya. Mereka terdiri atas inisial PM alias Ceplo, AR alias Black, IW, DY alias Doyok dan RM.

Proses penangkapan Dugul berlangsung Minggu 28 Januari. Jejak Dugul diketahui yang tengah berada di rumah AR alias Black di Kampung Babakan Tohir Desa Wagir Kecamatan Majalaya Karawang. "Ia pun kabur. Petugas lalu menemukan yang bersangkutan sedang sembunyi di dekat kandang ayam di salah satu rumah warga," beber Iwan.

Saat kepergok, Dugul meloncat dan mengacungkan golok ke arah petugas. Beruntung petugas bisa menghindari tebasan Dugul. "Ia terpaksa ditembak karena yang bersangkutan bertindak membahayakan," tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, dalam kurun waktu satu bulan jajarannya telah menembak mati lima begal. "Kami akan jadi ancaman untuk para pelaku kriminal di Karawang," tegsa Hendy. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,