Tabrakan Beruntun 7 Mobil dan Satu Motor Telan Korban Jiwa

Tabrakan Beruntun 7 Mobil dan Satu Motor Telan Korban Jiwa

Tabrakan beruntun tujuh mobil dan satu sepeda motor di Jalan Raya Sungai Pinyuh Km 48 Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. (foto - ist)

Mempawah - Tabrakan beruntun melibatkan tujuh mobil dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sungai Pinyuh Km 48 Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat, Kamis (1/2/2018). Pengendara motor, Fendi Gunawan (32) warga Segedong Mempawah tewas seketika setelah terseret kendaraan.

Sopir lain mengalami luka-luka dengan kondisi mobil ringsek. Menurut salah soerang korban selamat, Kusmayadi menyatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu pria 53 tahun itu tengah membelokkan mobil Datsun miliknya, dari arah Pontianak ke arah sebelah kanan menuju Jalan Patoka, Sungai Pinyuh.

Tiba-tiba dari arah berlawanan datang truk tangki CPO menghantam bodi mobil dengan nomor polisi KB 1876 WE milik Kusmayadi pada bagian kiri. "Truk tangki CPO itu memang melaju. Sopirnya seperti hilang kendali di bahu jalan, lalu menghantam bodi kiri mobil saya hingga terseret ke semak," katanya.

Setelah menabrak mobil Kusmayadi, truk tangki CPO bernopol KB 9218 S itu pun masih terus melaju. Lalu menghantam secara beruntun kendaraan lainnya. Antara lain Toyota Kijang bernopol KB 1225 AD dan KB 1003 SA, sepeda motor KB 4688 BJ, Nissan March KB 1171 CG, bus jurusan Pontianak-Sambas KB 7503 PR dan pikap KB 8128 L. "Kasus itu ditangani kepolisian, saya berharap diproses tuntas," tegasnya.

Kasatlantas Polres Mempawah AKP Eko Budi Darmawan menjelaskan, dalam kecelakaan beruntun itu satu orang korban tewas di tempat. Dugaan sementara, pengendara motor atas nama Fendi Gunawan diseret mobil tangki yang disopiri Ahmad Zubairi dan terpental ke sebelah kiri jalan, kemudian terjatuh persis di depan mobil Nissan.

"Setelah berbenturan, motor yang dikendarai Fendi terseret mobil tangki dan sempat menabrak mobil Nissan hingga kondisinya terpental dengan kondisi luka parah," paparnya.

Eko menegaskan, saat ini kasus itu tengah ditangani pihaknya. Delapan kendaraan yang terlibat tabrakan sudah disita di Polres Mempawah. Korban tewas sudah dibawa ke rumah duka di Segedong. "Almarhum luka parah pada hidung dan badan bagian kiri setelah terlibat tabrakan beruntun," kata Rahmadi, keluarga korban.

Ia berharap, kasus tabrakan tersebut segera diproses sampai tuntas. "Kami berharap, kasus ini diproses hukum, sehingga sopir yang ugal-ugalan tersebut diberikan hukuman yang setimpal," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,