Pria Tabrakkan Diri ke KRL Melintas Gegerkan Stasiun Cikini

Pria Tabrakkan Diri ke KRL Melintas Gegerkan Stasiun Cikini

Pria diduga coba bunuh diri tabrakkan diri ke kerata gegerkan Stasiun Cikini Jakarta Pusat. (foto - ist)

Jakarta - Seorang pria diduga coba bunuh diri menggegerkan Stasiun Cikini Jakarta Pusat. Pria berkemeja merah marun corak itu diduga menabrakkan diri, ketika commuter line dari arah Stasiun Manggarai memasuki Stasiun Cikini, Jumat (2/2/2018) sekitar pukul 11.45 WIB.

Akibatnya, perjalanan commuter line menuju Stasiun Jakarta Kota sempat terhenti beberapa saat untuk memastikan korban yang tergeletak di rel. Commuter line berjalan pelan untuk menghindari kerusakan pada tubuh korban. Korban langsung dievakuasi oleh petugas commuter line dengan dibawa ke pos.

Kondisi korban saat ini masih bernapas dan diamankan di pos kesehatan Stasiun Cikini. Namun kondisi tubuh korban bagian kaki kiri patah dan rusak bersimbah darah. Dari tanda pengenal yang ditemukan di tubuh korban, pria berkaca mata itu diketahui bernama Thom Faizal dan bekerja di PT Djakarta Lloyd (Persero).

Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, namun Thom Faizal akhirnya meninggal dunia. Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Suyatno membenarkan jika korban mengembuskan napas terakhirnya di RSCM. "Korban meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan pertama," katanya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi korban sempat menunggu kereta layaknya calon penumpang lainnya. Namun, tiba-tiba ia meloncat tepat di depan KRL arah Manggarai tujuan Jakarta Kota.

"Ketika kereta dari arah Manggarai mau masuk ke arah Stasiun Cikini berjarak sekitar 10 meter, korban langsung meloncat dan langsung merebahkan diri di rel Kereta Api, korban langsung tertabrak dan terlindas kereta api tersebut," katanya.

Melihat kejadian itu, penumpang Muhammad Herul Muttaqin sekaligus saksi melaporkan peristiwa itu ke petugas Stasiun Cikini, yang dilanjutkan ke Polsek Metro Menteng. "Kondisi korban mengalami luka, kaki sebelah kanan putus, telapak kaki kiri remuk, tangan sebelah kanan remuk," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,