Satu Kecamatan di Aceh Terisolir Akibat Longsor

Satu Kecamatan di Aceh Terisolir Akibat Longsor

Satu Kecamatan di Aceh Terisolir Akibat Longsor

Banda Aceh - Ribuan warga desa di Kemukiman Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh dilaporkan terisolir sejak Rabu (19/11) malam, karena badan jalan lintasan dari dan ke wilayah itu tertimbun tanah longsor sepanjang 7 kilometer.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Cut Syazalisama, Jumat (21/11) menyatakan, longsor yang terjadi di sepanjang bibir pegunungan Kotafajar-Meunggamat itu terjadi akibat hujan lebat sejak Selasa (18/11). 

Selain longsor juga terjadi banjir genangan setelah Sungai Krueng Kluet meluap, dan mengakibatkan ribuan rumah penduduk serta lahan pertanian tergenang. Selain di Meunggamat, banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Kluet Timur, seperti Lawecimanok Lawesawah, Pucuk Lembang dan Lawebuloh Didi akibat luapan sungai yang ada di kawasan itu setelah hujan deras mengguyur.

Ia mengatakan, lintasan jalan yang menghubungkan Kotafajar - Menggamat, merupakan satu-satunya jalan kabupaten lintasan perhubungan antara dua kawasan Kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Utara. Akibat longsor,  ribuan warga yang bermukim di pedalaman Aceh Selatan itu terkurung, sehingga tidak bisa melakukan mobilitas baik menuju Kotafajar maupun sebaliknya.

Badan jalan, di mana ada 10 titik lokasi longsor merupakan sarana perhubungan satu-satunya antarkawasan pedalaman itu. Kecuali, kendaraan roda dua yang terpaksa dipapah, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, karena badan jalan tertimbun longsor yang lumayan panjang antara satu titik dengan titik lainnya. 

Camat Kluet Tengah Martunis mengatakan, terjadinya longsor tanah gunung itu akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Selasa sore hingga malam hari. "Warga praktis terkurung, karena tidak ada jalan lintas lain kecuali yang terkena longsoran itu," katanya. (Jr.)**

 

Satu kecamatan di Aceh terisolir
 
 
Banda Aceh - Ribuan warga desa di Kemukiman Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh dilaporkan terisolir sejak Rabu (19/11) malam, karena badan jalan lintasan dari dan ke wilayah itu tertimbun tanah longsor sepanjang 7 kilometer.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Cut Syazalisama, Jumat (21/11) menyatakan, longsor yang terjadi di sepanjang bibir pegunungan Kotafajar-Meunggamat itu terjadi akibat hujan lebat sejak Selasa (18/11). 

Selain longsor juga terjadi banjir genangan setelah Sungai Krueng Kluet meluap, dan mengakibatkan ribuan rumah penduduk serta lahan pertanian tergenang. Selain di Meunggamat, banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Kluet Timur, seperti Lawecimanok Lawesawah, Pucuk Lembang dan Lawebuloh Didi akibat luapan sungai yang ada di kawasan itu setelah hujan deras mengguyur.

Ia mengatakan, lintasan jalan yang menghubungkan Kotafajar - Menggamat, merupakan satu-satunya jalan kabupaten lintasan perhubungan antara dua kawasan Kecamatan Kluet Tengah dan Kluet Utara. Akibat longsor,  ribuan warga yang bermukim di pedalaman Aceh Selatan itu terkurung, sehingga tidak bisa melakukan mobilitas baik menuju Kotafajar maupun sebaliknya.

Badan jalan, di mana ada 10 titik lokasi longsor merupakan sarana perhubungan satu-satunya antarkawasan pedalaman itu. Kecuali, kendaraan roda dua yang terpaksa dipapah, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, karena badan jalan tertimbun longsor yang lumayan panjang antara satu titik dengan titik lainnya. 

Camat Kluet Tengah Martunis mengatakan, terjadinya longsor tanah gunung itu akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Selasa sore hingga malam hari. "Warga praktis terkurung, karena tidak ada jalan lintas lain kecuali yang terkena longsoran itu," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,