Pengguna BBM Non Subsidi di Jabar Meningkat

Pengguna BBM Non Subsidi di Jabar Meningkat

Pengguna BBM Non Subsidi di Jabar Meningkat

Bandung - Paska kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium menjadi Rp8.500 terdapat indikasi peralihan konsumsi dari Premium ke Pertamax, kata External Relation Pertamina Pemasaran Jawa Bagian Barat Mila Suciyani, Jumat (21/11/2014).

"Pascakenaikan BBM bersubsidi jenis premium ada kenaikan penggunaan BBM non subsidi jenis Pertamax di sejumlah SPBU," kata Mila dalam siaran persnya di Bandung, Jumat (21/11/2014).

Ia menyebutkan untuk wilayah Jawa bagian barat kenaikan konsumsi Pertamax di berbagai SPBU meningkat beragam antara 30 hingga 200 persen dari konsumsi normal sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi.

Pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah sadar untuk beralih menggunakan BBM non subsidi. Untuk menjaga kesetiaan konsumen, Pertamina terus berusaha melakukan monitoring stok BBM agar selalu tersedia.

"Stok BBM jenis premium, Pertamax dan Pertamax Plus dalam kondisi aman, pasokan lancar," katanya.

Monitoring stok BBM baik yang bersubsidi maupun yang non subsidi terus dilakukan untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan BBM dapat terpenuhi.

"Stok BBM bersubsidi baik Premium maupun solar tersedia sesuai kuota," kata Mila Suciyani menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bbm,