Ribuan Personel Ikut Simulasi Amankan Pilkada di Bandung

Ribuan Personel Ikut Simulasi Amankan Pilkada di Bandung

Ribuan personel gabungan gelar simulasi pengamanan Pilkada di Bandung di depan Gedung Sate Bandung. (foto - ant)

Bandung - Warga Kota Bandung pada pekan depan mulai memasuki pesta demokrasi dalam perhelatan Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar 2018. Terkait dengan pesta tersebut aparat Kota Bandung menggelar simulasi pengamanan, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Dalam simulasi yang digelar di depan Gedung Sate Bandung, Sabtu (10/2/2018) diceritakan sekelompok massa tidak puas dengan keputusan KPU terhadap salah satu calon. Massa kemudian melakukan aksi unjuk rasa yang berujung pada aksi pelemparan pada anggota yang bertugas di KPU.

Situasi itu memanas hingga massa semakin anarkis dan menyerang anggota. Bahkan, sejumlah massa terlihat melakukan provokasi dengan melempari dan menendang pelindung yang dibawa anggota.

Dalam situasi yang semakin tidak kondusif, tim dari Brimob Polda Jabar langsung turun untuk melakukan tindakan tegas dalam menghalau massa. Bahkan, tampak beberapa kali anggota mengeluarkan tembakan peringatan hingga massa membubarkan diri.

Massa yang membubarkan diri tampaknya kembali berkumpul dan menuju pusat kota. Mereka melakukan tindakan yang mengarah pada aksi kriminal, antara lain melakukan perusakan hingga penjarahan di pertokoan pusat kota.

Tak hanya itu, massa juga melakukan penganiayaan terhadap anggota yang bertugas mengatur lalu lintas di kawasan pusat kota. Melihat hal tersebut anggota lainnya di lapangan langsung melapor ke pos untuk meminta bantuan.

Berselang beberapa saat, tim gabungan dari Brimob Polda Jabar, Tim Prabu Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS Kota Bandung bersenjata lengkap langsung melakukan penghadangan. Bahkan, beberapa provokator berhasil diamankan.

Tindakan itu malam makin membuat massa 'panas'. Mereka bukannya membubarkan diri tapi semakin beringas menyerang anggota. Akhirnya karena massa makin tidak terkendali anggota menembakkan peluru karet, dengan sasaran anggota tubuh bagian pinggang ke bawah. Massa pun akhirnya bubar menghindar tindakan tegas tersebut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menyatakan, mulai minggu depan warga Kota Bandung akan turut terlibat dalam Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar 2018. "Untuk itu, kita lakukan simulasi melihat kesiapan anggota Polri, TNI dan aparat pemerintah. Kita bentuk khusus Tri Patra yang jumlahnya hingga 1.000 personel gabungan," katanya.

Hendro berharap, dengan kesiapan Tri Patra maka masyarakat Kota Bandung bisa merasa aman dan nyaman untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan dua Pilkada serentak tersebut. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,