3 Bocah Dianiaya Pengamen 'Punk' karena Tak Diberi Uang

3 Bocah Dianiaya Pengamen 'Punk' karena Tak Diberi Uang

Salah seorang bocah korban penganiayaan pengamen di sekitar Pasar Kembar Jalan M Toha Bandung. (foto - Polrestabes Bandung)

Bandung - Tiga orang bocah  menjadi korban penganiayaan sadis di  sebuah areal kosong samping  Pasar Kembar Jalan M. Toha Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Kota Bandung, Minggu 4 Februari lalu sekitar pukul 16.00 WIB.
 
Tiga bocah tersebut masing-masing berinisial R (12), S (12) dan I (12), warga Kabupaten Bandung. Mereka mengalami penganiayaan oleh seorang pengamen (anak punk) berinisial SP (15).
 
"Seorang korban sempat tidak sadarkan diri ketika dibawa oleh teman-teman korban ke RS Sartika Asih. Keesokan harinya 5 Februari korban sudah dibawa pihak pihak keluarga," kata Kapolsek Regol Kompol Adanan Mangopang, Selasa (13/2/2018).
 
Pelaku, lanjutnya berhasil ditangkap petugas di Taman Tegallega saat bersama temannya. Setelah diinterogasi pelaku penganiayaan hanya satu orang. "Kami juga menyita barang bukti berupa gunting, batu dan bambu. Saat ini pelaku kami titipkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sukamiskin," tuturnya.
 
Menurutnya, pemeriksaan terhadap pelaku sudah lengkap. Tersangka dan barang bukti akan dilimpahkan ke pengadilan. "Adapun motif penganiayaan tersebut pemerasan. Pelaku meminta uang, namun korban tidak memberikan uang, sehingga terjadi penganiayaan," tambahnya.
 
Berdasarkan pengakuan korban, mereka sama sekali tidak melakukan upaya perlawanan karena merasa takut. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,