Demo Mahasiswa Diwarnai Baku Hantam dengan Aparat

Demo Mahasiswa Diwarnai Baku Hantam dengan Aparat

terjadi bentrokan antara pihak kepolisian dan mahasiswa hingga menyebabkan beberapa mahasiswa luka luka, Jumat (21/11/2014) (Foto: Cikalnews/TrisDodi)

Bandung - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa kembali terjadi, masih dengan isu yang sama menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), yang dilakukan pemerintahan Jokowi - JK.

Ratusan mahasiswa menggelar aksi dan orasi teatrikal di depan Gedung DPRD, Jalan Diponegoro Kota Bandung. Jumat (21/11/2014). Dalam aksi tersebut diakhiri dengan adegan baku hantam antara pihak kepolisian yang melakukan pengawalan aksi dengan para mahasiswa tersebut.

Keributan berawal dari pelemparan batu yang dilakukan mahasiswa hingga memicu emosi pihak kepolisian, yang akhirnya terjadi baku hantam antara mahasiswa pendemo dan aparat. Akibatnya, 3 orang mahasiswa serta seorang anggota kepolisian mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke runah sakit.

Pantauan CikalNews.com, semula aksi demo ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Kota Bandung ini  berlangsung damai. Namun kondisinya mulai memanas saat mereka memaksa masuk gedung DPRD Jabar, untuk menemui anggota dewan. Namun pihak kepolisian menjaga ketat pintu masuk Gedung DPRD Jabar tersebut.

Merasa tidak digubris, massa mahasiswa yang memendam kekecewaan tersebut kemudian melakukan pelemparan batu. Para anggota kepolisian tersulut emosi karena tindakan mahasiswa itu. Akhirnya aksi kejar-kejaran pun terjadi dan mahasiswa lari tunggang lagang, tetapi beberapa mahasiswa berhasil disergap.

Mereka yang tidak bisa lari dari sergapan petugas harus menerima hantaman dan pukulan petugas, yang tersulut emosi tersebut. Melihat petugas yang semakin beringas para mahasiswa itupun, akhirnya berhamburan untuk menyelamatkan diri masing-masing. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,