Presiden & Legenda Inter Milan Ikuti Launching Akademi Persib

Presiden & Legenda Inter Milan Ikuti Launching Akademi Persib

Peluncuran Akademi Persib di Stadion Siliwangi Jalan Lombok Kota Bandung. (foto - persib)

Bandung Sebagai bentuk kerja sama Persib dengan Internazionale untuk mengembangkan sepakbola pemain muda mulai usia 10-16 tahun, keduanya sepakat meluncurkan Akademi Persib di Stadion Siliwangi Jalan Lombok Kota Bandung, Selasa (13/8/2018).
 
Dalam peluncuran itu hadir antara lain Presiden Inter Milan Erick Thohir, Inter Vice President Javier Zanetti, Inter Acadeny Headcoach Andrea Ratti, Global Youth Business Director Barbara Biggi dan para petinggi PT Persib Bandung Bermartabat serta Manajer Diklat Persib Yoyo S Adiredja.
 
Menurut Global Youth Business Director Barbara Biggi, adanya Inter Academy di Indonesia merupakan proyek pertama di kawasan Asia Tenggara. Indonesia pun merupakan negara yang bersahabat dengan Inter. Dipilihnya Persib karena klub kebanggaan warga Jabar itu memiliki kesamaan filosofi dalam mengembangkan pesepakbola muda. 
 
"Jadi filosofi kami bukan hanya ingin mengarahkan anak-anak menjadi pesepakbola, baik individu, sporitivitas, disiplin dan team spirit. Namun bisa menjadi individu yang berguna di masa depan," katanya.
 
Biggi menyebutkan, proyek pengembangan sepakbola usia muda lewat Akademi Inter sudah terlaksana di beberapa negara. Antara lain Argentina, Brasil, Cina, Kolombia, Jepang, Arab Saudi dan dalam waktu dekat di Amerika Serikat.
 
Adanya Akademi Inter di berbagai negara memungkinkan untuk menggelar turnamen internasional. "Mimpi saya dalam waktu dekat ingin membuat turnamen antara Inter Academy di negara yang bekerja dengan kita. Sebab yang terpenting dari anak-anak bisa mengembangkan secara individu, karena menjadi tugas kami untuk memandu mereka berkembang," sebutnya.
 
Wakil Presiden Internazionale, Javier Zanetti mengatakan suatu kehormatan menjalin kerja sama dengan sebuah klub yang profesional di Indonesia, dan terorganisasi dengan baik seperti Persib. Mantan kapten Inter itu yakin, kerja sama ini akan menjamin kelangsungan sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik.
 
"Kami hadir di tempat ini untuk membagi keterampilan teknik dan keunggulan kami, khususnya dalam melakukan pembinaan terhadap anak-anak dan remaja dan juga para pelatih lokal," ujarnya.
 
Zanetti melihat, Akademi Inter sangat bersemangat memberikan kesempatan bagi anak-anak laki maupun perempuan menurut standar teknik dan etika moral khas Nerrazuri, tanpa anak-anak itu meninggalkan negara mereka. "Yang penting kecintaan bukan cuma profesi cari uang, tapi yang akan bawa anak-anak mencapai prestsi terbaik," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Persib,
Tags:,